Kab.Gowa
Inspektorat Barru Kirim 25 Pegawai Ikuti Pelatihan Pemeriksa Belanja Daerah di Balai Diklat PKN BPK Gowa
Dipublikasikan
11 bulan lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA, GOWA || Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalisme Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Inspektorat Kabupaten Barru mengirimkan sebanyak 25 pegawainya untuk mengikuti Pelatihan Pemeriksa Belanja Daerah yang diselenggarakan oleh Balai Diklat PKN BPK Gowa, mulai 21 hingga 25 Juli 2025.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Balai Diklat PKN BPK Gowa, Surya Kusuma Wisnuwardana, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan peran strategis APIP dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam penguatan pengawasan internal. Melalui pemahaman mendalam terhadap belanja daerah dan sistem pengelolaan keuangan, kita membangun pengawasan yang lebih akuntabel dan tepat sasaran,” tegas Surya Kusuma saat membuka kegiatan.
Pelatihan ini tak hanya sebagai ajang peningkatan kapasitas teknis, tetapi juga selaras dengan amanat regulasi terbaru, yakni Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang mewajibkan setiap ASN mengembangkan kompetensi minimal 20 jam pelajaran per tahun, serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 yang mengatur kewajiban pengembangan kompetensi APIP selama 120 jam pelajaran per tahun.
Dari 25 peserta yang dikirim oleh Inspektorat Barru, terdiri dari:
3 orang Inspektur Pembantu
11 orang Auditor
7 orang Pengawas Pemerintah Urusan Pemerintahan Daerah
1 orang Pejabat Pengawas
3 orang Staf
Para peserta akan dibekali dengan materi penting, mulai dari sistem pengelolaan keuangan daerah (SKPKD), hubungan belanja daerah dengan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), hingga teknik probity audit dan pemeriksaan kegiatan pemerintahan dengan tujuan tertentu.
Balai Diklat PKN BPK Gowa sebagai penyelenggara pelatihan berkomitmen untuk melahirkan APIP yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dalam menghadapi tantangan pengawasan yang semakin kompleks.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memperkuat kapasitas teknis pemeriksaan, serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan tata kelola keuangan daerah yang lebih baik dan berdaya saing, khususnya di Kabupaten Barru.


DPMPTSP Makassar Ingatkan Pelaku Usaha Segera Laporkan LKPM Periode Juli 2026

PDAM Makassar Siapkan Tiga Solusi Atasi Krisis Air Bersih

Lapas Narkotika Sungguminasa Beri Penghargaan Pegawai Berprestasi Triwulan II 2026

Trending
Makassar5 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Internasional3 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah
Nasional3 minggu laluSyamsuddin Rasyid,alumni Ekonomi Koperasi UNM 1998 Terpilih Memimpin Pokjawas Madrasah Nasional






