Terhubung dengan kami

Kab Bone

BAMAG LKKI Bone Salurkan Bantuan, Wujud Empati Korban Kebakaran di Desa Mallari, Kec. Awangpone

Dipublikasikan

pada

KATADIA BONE || Badan Kerjasama antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAG LKKI) Kabupaten Bone cepat tanggap peduli sesama manusia dengan menyalurkan bantuan sembako kepada Korban dan keluarganya, di Dusun III Cempalagi, Desa Mallari, Kecamatan Awangone, Kabupaten Bone, Minggu (24/08/2025).

Bantuan Sosial tersebut diserahkan langsung Ketua BAMAG LKKI Bone Pdt.Andi Vera Ramdayana, S.Th, didampingi Bidang Sosial dan Hubungan Masyarakat, Lukas Torrobulawan, S.Sos dan Kepala Dusun Sane Ina kepada dua kepala keluarga yang rumahnya habis terbakar yakni Ambo Sakka dan Muh.Aslan dan satu rumah imbas kebakaran rumah baru Sultan.

Tentunya kehadiran BAMAG LKKI Bone yang baru beberapa waktu yang lalu terbentuk di Kabupaten Bone dibawah kepemimpinan Pdt.Andi Vera cepat tanggap melakukan kembali kepeduliannya terhadap masyarakat yang tertimpa musibah sebagai empati kepada Korban dan keluarganya.

Pdt Andi Vera Ramdayana, S.Th menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kepada warga yang sedang tertimpa musibah.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah kebakaran. Ini adalah amanah dari para keluarga besar LKKI Bone yang harus kita salurkan dengan tepat dan cepat,” ujarnya.

BAMAG LKKI Bone berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kondisi, terutama saat terjadi bencana dan musibah dan korban kebakaran ini langkah awal yang terjadi 21 Agustus 2025 diduga arus pendek korsleting listrik.

BAMAG LKKI Bone hadir bersama anggota lainnya memberi perhatian terhadap satu korban kebakaran karena sempat dirawat di rumah sakit akibat luka bakar yang dideritanya, Dedi Hasrim belum bisa mengenakan baju.

Kebakaran yang menyisakan puing puing menjadi saksi bisu menimpa ambo Sakka yang sehari hari sebagai petani diperkirakan ratusan juta dari materi rumah, dua sepeda motor, traktor dua perahu hingga uang tunai Rp 60 juta.

Kebakaran hebat ini walau hanya dua yang rata dengan tanah tetapi cukup menelan biaya yang besar dan sangat disayangkan Kepala Desa Mallari tidak pernah hadir menyambut 3 pemberi bantuan kecuali Kepala Dusun III Cempalagi (Dhany)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending