KATADIA SELAYAR || PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan keandalan pasokan listrik di Kepulauan Selayar. Pada Selasa (12/8), PLN berhasil memulihkan sistem kelistrikan daerah tersebut berkat tambahan pasokan pembangkit yang sudah tersinkronisasi serta suksesnya pemeliharaan pembangkit dan jaringan.
Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, menyampaikan apresiasi atas upaya cepat PLN dalam menghadirkan kembali listrik untuk masyarakat.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kepulauan Selayar, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas kerja cepat dan sigap dalam memulihkan sistem kelistrikan di wilayah kami,” ujar Natsir.
Ia menegaskan, pemulihan ini bukan hanya sekadar menghidupkan kembali lampu di rumah warga, tetapi juga menggerakkan kembali aktivitas ekonomi daerah.
“Upaya yang dilakukan tim PLN, mulai dari penanganan teknis hingga koordinasi yang solid, telah memastikan listrik kembali menyala. Pemulihan ini menghadirkan terang bagi rumah-rumah warga sekaligus menghidupkan denyut perekonomian Selayar,” tambahnya.
Sementara itu, Manager PLN Unit Layanan Pelanggan Selayar, Noharmin Takbi, menjelaskan bahwa proses pemulihan menghadapi tantangan besar, terutama dalam memobilisasi tambahan pembangkit dari Surabaya menuju Selayar melalui jalur darat dan laut.
“Alhamdulillah sudah beroperasi. Untuk merelokasi pembangkit tersebut, kami menempuh jalur laut dan darat hingga siap dioperasikan. Kami akan terus berjuang secara bertahap memperkuat sistem kelistrikan Selayar jelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Noharmin.
PLN juga berencana menambah pembangkit sebesar 3 Megawatt (MW) dengan bantuan tim khusus dari Indonesia Power dan PLN Nusa Daya. Untuk jangka panjang, berdasarkan RUPTL 2025–2034, akan dibangun pembangkit berkapasitas 10 MW guna mengantisipasi pertumbuhan beban listrik di Selayar.
Selain fokus pada penguatan sistem, Noharmin juga mengimbau masyarakat agar aktif menjaga jarak aman pohon dari jaringan listrik.
“Jarak aman antara pohon dengan jaringan listrik adalah tiga meter. Kami mohon partisipasi masyarakat untuk melaporkan jika ada pohon yang mendekati jaringan karena sangat berdampak pada keandalan pasokan sekaligus faktor keselamatan,” jelasnya.
Noharmin menutup dengan mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang terlibat.
“Penguatan sistem kelistrikan Selayar ini adalah hasil kolaborasi bersama stakeholder, pemerintah, dan masyarakat. Kami berkomitmen menghadirkan listrik andal demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Selayar,” pungkasnya.(**)