KATADIA SELAYAR || Dalam upaya memperkuat keselamatan masyarakat terhadap bahaya kelistrikan, PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selayar melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya bermain layangan di dekat jaringan listrik, yang dipusatkan di Desa Pamatata, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar. Minggu (3/8)
Kegiatan ini secara khusus menyasar anak-anak yang tinggal di sekitar wilayah jaringan listrik tegangan menengah, yang dinilai rawan terhadap aktivitas bermain layangan di lokasi berbahaya. Sosialisasi disampaikan secara edukatif dan interaktif agar lebih mudah dipahami oleh peserta usia dini.
“Kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini bahwa bermain layangan dekat kabel listrik sangat berbahaya. Bisa menyebabkan tersengat listrik, kebakaran, bahkan mengganggu pasokan listrik masyarakat luas,” ujar Muhammad Iqbal, Team Leader K3L dan Keamanan PLN ULP Selayar, saat memberi edukasi kepada anak-anak.
Untuk mendukung pemahaman visual, PLN menghadirkan poster dan alat peraga bergambar yang menggambarkan skenario bahaya ketika layangan tersangkut di kabel listrik.
Ahmad, salah satu anak peserta dari Desa Pamatata, mengaku kini memahami pentingnya menjauhi kabel listrik saat bermain.
“Sekarang saya jadi tahu main layangan jangan dekat-dekat kabel. Nanti bisa nyangkut dan kena setrum,” ucapnya polos.
Tidak hanya menyasar anak-anak, sosialisasi juga melibatkan warga dan tokoh masyarakat setempat, guna memperkuat pengawasan dan edukasi kolektif di lingkungan tempat tinggal mereka.
“Kami berharap masyarakat bisa lebih peduli dan memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan, terutama dalam hal-hal sederhana yang sering diabaikan seperti lokasi bermain layangan,” tambah Muhammad Iqbal.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan yang dilakukan PLN di seluruh wilayah kerja, khususnya daerah yang rawan gangguan listrik akibat layangan.
Melalui edukasi berkelanjutan ini, PLN berharap dapat menekan angka gangguan jaringan sekaligus menanamkan budaya keselamatan sejak dini kepada generasi muda.(**)