KATADIA BULUKUMBA || PT PLN (Persero) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu melalui program Light Up the Dream (LUTD).
Kali ini, PLN ULP (Unit Layanan Pelanggan) Kalumpang melaksanakan penyalaan listrik di rumah warga bernama Nurlaela dan Bacce yang beralamat di Kelurahan Sapolohe, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Rabu (20/8).
Penyalaan listrik tersebut turut disaksikan langsung oleh Sekcam Bontobahari, Sekretaris Lurah Sapolohe, serta Bhabinkamtibmas setempat.
Dari pihak PLN hadir Manager PLN ULP Kalumpang bersama jajaran, Asisten Manager Transaksi Energi Listrik, dan Asisten Manager Keuangan & Umum PLN UP3 Bulukumba.
Manager PLN ULP Kalumpang, Diyah Pudak Wangi, menegaskan bahwa penyalaan listrik bukan hanya menghadirkan cahaya, melainkan juga membuka peluang kehidupan yang lebih baik.
“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat tanpa terkecuali bisa menikmati manfaat listrik. Dengan listrik, anak-anak bisa belajar lebih baik, keluarga beraktivitas lebih nyaman, dan usaha kecil dapat berkembang. Inilah wujud nyata PLN hadir untuk negeri,” ujarnya.
Rasa haru dan syukur ditunjukkan oleh penerima manfaat, Nurlaela dan Bacce.
“Alhamdulillah, kami sekeluarga sangat bahagia akhirnya bisa menikmati listrik di rumah. Terima kasih kepada PLN dan semua pihak yang sudah membantu. Ini berkah besar bagi kami,” ungkapnya penuh haru.
Apresiasi juga datang dari pemerintah setempat. Sekcam Bontobahari, Andi Sirajuddin, menilai program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Program PLN ini bukan hanya menyalakan lampu, tapi juga menyalakan harapan masyarakat kecil di pelosok. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” tuturnya.
Kehadiran listrik di rumah Nurlaela dan Bacce menjadi simbol nyata komitmen PLN dalam menghadirkan energi berkeadilan. PLN tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga menyalakan semangat serta harapan baru bagi masyarakat Indonesia.(**)