Terhubung dengan kami

Pendidikan

SDN Rappocini Launching Inovasi Baru “PAKAR”, Dorong Transformasi Digital Pembelajaran

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Dalam rangkaian kegiatan In House Training bertajuk “Inovasi Pakar: Pembelajaran Adaptif dengan Kecerdasan Artifisial (AI)”, SD Negeri Rappocini secara resmi meluncurkan inovasi baru yang diberi nama PAKAR, singkatan dari Pembelajaran Adaptif Berbasis Kecerdasan Artifisial.

Peluncuran inovasi PAKAR ini menjadi momen penting dalam transformasi digital pembelajaran di lingkungan SDN Rappocini.

Program ini dirancang untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dan dasar-dasar pemrograman (coding) ke dalam proses belajar mengajar secara bertahap dan kontekstual, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa sekolah dasar.

Kepala SDN Rappocini, Juli Astuti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa peluncuran inovasi PAKAR adalah bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung visi Merdeka Belajar, serta menjawab tantangan era digital.

“Inovasi PAKAR bukan hanya sebuah program, tapi adalah langkah nyata kami untuk menghadirkan pembelajaran yang adaptif, relevan, dan futuristik.

Guru dituntut tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga fasilitator yang mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya.

Dalam peluncuran ini, para pemateri dan fasilitator memberikan contoh penerapan AI dalam pembelajaran berbasis proyek serta strategi mengajarkan coding dasar kepada siswa dengan metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Ikrom Trianto, S.P., selaku Fasilitator Inovasi Pemerintah Kota Makassar, turut memberikan apresiasi atas peluncuran inovasi ini. Ia menyebut SDN Rappocini sebagai salah satu sekolah dasar yang progresif dan siap menjadi model pembelajaran adaptif berbasis teknologi di Makassar.

Dengan diluncurkannya PAKAR, SDN Rappocini berharap mampu membekali siswa dengan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, kolaboratif, kreatif, dan melek digital (digital literacy), sekaligus menjawab tantangan revolusi industri 4.0 sejak dini.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending