KATADIA SEMARANG || Perhelatan Pekan Olahraga Mahasiswa (POMNAS) XIX di Jawa Tengah, yakni Semarang dan Solo, mulai riuh dengan perebutan medali.
Di Cabang Olahraga (Cabor) Karate, yang diselenggarakan di Semarang, 24-26 September 2025, Rabu sore karateka Sulsel, sudah berhasil meraih medali emas, melalui Kata Perorangan Putri, Rezqy Dinda Amalia Ichwan asal Unhas, dan medali Perunggu diraih Mulki J.P. Asnawi, di Kata Perorangan Putra.
Bertempat di Lapangan Futsal Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Dr. M. Iqbal Sultan, Manajer Tim Karate, yang juga Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas, menyatakan rasa optimis, Cabor yang dipimpinnya bisa meraih 5 emas.
“Kami sadari bahwa Provinsi DKI Jakarta, menyimpan segudang atlet, tetapi khusus Karate, nanti dulu,” ujarnya diplomatis. Iqbal yang juga karateka Gojukai nasional itu, menambahkan atlet yang dibawanya ke POMNAS kali ini, telah dipersiapkan dengan matang.
Karateka mahasiswa asal Sulsel menyumbang Emas kedua untuk Komite perorangan putra -84 Kg Putra diraih Muhammad Gibran Mursalim. Ardyat Medali Perunggu kumite – 60 kg Putra, Muhammad Gibran. Medali Emas Kumite Perorangan -84 kg putra “Mereka memang karateka terbaik dan teruji di ajang Internasional,” ujar Dr. Iqbal.
Persaingan ketat membuat semua delegasi provinsi seluruh Indonesia, mengeluarkan strategi dan kemampuan terbaiknya, guna menempatkan atlet terbaik dalam meraih medali, dan keluar sebagai juara umum.
Menyikapi hal itu, Ketua Badan Pembinaan Olahraga Mahasiswa (BAPOMI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. Muh. Ruslin, yang juga Wakil Rektor I Universitas Hasanuddin (UNHAS), menyatakan rasa optimisnya, delegasi Sulsel bisa dan mampu meraih poin penuh dan keluar sebagai juara umum.
Tim Bapomi Sulawesi Selatan terdiri atas Manajer Tim Dr. M. Iqbal Sultan, M.Si. Ofisial Ismail Alrip, SH., M.Kn. dan Dr. Suhardiman Syamsu, S.Sos., M.Si. Wasit Prof. Dr. Musakkir, S.H., M.H. dan Andi Naharuddin, S.Ip., M.Si. Pelatih: Ir. Mursalim Badp’o, Faizal Zainuddin, Hendro Salim, Wiwi Pertiwi, dan atlit 17, atlit putra 9, atlit putri 8. (z)