KATADIA MAKASSAR || Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Noptiadi, S.STP., MM, secara resmi membuka kegiatan Pengembangan Kurikulum Berbasis Sekolah Sehat Jenjang Sekolah Dasar Tahun 2025, Rabu 24 September 2025
Program ini digagas sebagai langkah strategis untuk membangun lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung proses pembelajaran yang berkualitas. Ada lima aspek utama yang menjadi fokus dalam kurikulum berbasis sekolah sehat, yaitu gizi, fisik, imunisasi, mental, dan lingkungan.
Dalam sambutannya, Noptiadi menekankan bahwa kesehatan memiliki keterkaitan erat dengan kualitas pendidikan.
“Sekolah sehat adalah fondasi dalam melahirkan generasi yang cerdas dan berdaya saing. Dengan lingkungan yang sehat, anak-anak dapat tumbuh lebih baik, bersemangat dalam belajar, serta terhindar dari berbagai risiko kesehatan,” ujarnya.
Meningkatkan Kesadaran Warga Sekolah
Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan berharap seluruh warga sekolah, baik guru, tenaga kependidikan, siswa, maupun orang tua, semakin sadar akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Kesadaran tersebut tidak hanya berlaku di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan masyarakat sekitar.
Penerapan pola hidup sehat di sekolah diyakini akan mendukung siswa agar mampu beraktivitas secara optimal, menjaga kebugaran, serta meningkatkan motivasi belajar. Dengan begitu, mereka dapat tumbuh menjadi generasi unggul dan berkualitas.
Langkah Nyata Pemerintah Kota Makassar
Kegiatan pengembangan kurikulum ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong terciptanya sekolah ramah anak sekaligus mendukung visi kota sehat dan berdaya saing.
Dengan keterlibatan aktif seluruh stakeholder pendidikan, diharapkan implementasi kurikulum berbasis sekolah sehat ini bisa berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di Kota Makassar.