Terhubung dengan kami

Kab Bone

Antisipasi Kelangkaan, Komisi II DPRD Bone Sidak SPBU Pastikan Stok BBM Subsidi

Dipublikasikan

pada

Seringnya Bahan Bakar Minyak (BBM) utamanya Minyak Solar di setiap Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) menjadikan antrian kendaraan utama jenis Truk menjadi pemandangan sehari hari.

KATADIA BONE || Seringnya Bahan Bakar Minyak (BBM) utamanya Minyak Solar di setiap Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) menjadikan antrian kendaraan utama jenis Truk menjadi pemandangan sehari hari.

Komisi IIi yang dipimpin Ketuanya Andi Idris Rahman Alang melakukan sidak memastikan ketersediaan BBM mulai jenis Pertalite sampai Minyak Solar di SPBU karena banyaknya keluhan Masyarakat utamanya pengendara berbahan bakar Solar yang ditengarai keterbatasan stock BBM jenis Solar.

Andi Idris Alang Fraksi Golkar didampingi, Andi Purnama Sari Gerindra dan Bahtiar Malla PDIP dan anggota komisi II lainnya melakukan sidak disejumlah SPBU dimulai SPBU dekat sentral kemudian SPBU jl.Ahmaf Yani, SPBU Cabalu,dan berakhir di SPBU Caralla jl Karaeng Dg.Sigeri.

Antrian terjadi ditengarai setiap hari stock BBM habis disetiap SPBU Bone, sementara Andi Alang telah komunikasi ke pertamina Makassar bahwa heran jika tidak sampai jam 12.00 WITA BBM jenis solar sudah habis sedangkan jatah untuk Bone sudah ditambah.

Atas dasar ini Komisi II mempertanyakan penanggung jawab pengelola SPBU utamanya meminta surat rekomendasi mulai dari Dinas Perikanan, Pertanian, Perdagangan dan Industri dan ditemukan kelemahan tidak adanya paraf dari pihak SPBU usai mengisi jirigen sehingga bisa dimanfaatkan pihak lain baik di SPBU itu sendiri maupun di SPBU lainnya.
Rabu,(01/10/2025)

Saat sidak salah seorang pengendara tanpa diminta penjelasannya langsung mendekati Anggota Dewan bersama beberapa Kepala Dinas terkait yang ikut dalam sidak berucap terima kasih karena mereka tidak lagi antri mengisi BBM karena tidak melayani jirigen mungkin karena Anggota Dewan ada, ucap sopir tersebut.

“Satu lagi Puang Dewan. Kapan tidak ada lagi antrean BBM seperti ini?” tanya bapak berkaos biru dari sisi kanan.

Anggota Dewan Komisi II tersenyum melihat ke arah bapak penanya itu dan balik bertanya kepada pria paruh baya itu.

“Bapak mengisi BBM jenis apa?” tanya Andi Purnama Sari yang sering disapa Puang Cece. Dijawabnya Minyak Solar

Dijelaskan untuk BBM bersubsidi kemungkinan masih akan terjadi antrean. Penyebabnya, karena jumlah kendaraan yang terus bertambah dan aktifitas Perikanan dan Pertanian dan diduga BBM diselundupkan ke daerah lainnya berdasarkan beberapa berita di media online dan inilah yang kita ingin buktikan.

Andi Alang lanjut mengatakan akan berdiskusi dengan banyak pihak terkait untuk segera menemukan solusi terbaik mengatasi BBM bersubsidi dan menjaga kualitas BBM bersubsidi dan nonsubsidi agar tidak tidak dimanfaatkan kedaerah lain banyak dikeluhkan masyarakat beberapa waktu belakangan ini.

Solusi sementara bahwa pemerintah membuat zona zona yang meminta rekomendasi untuk pengisian jirigen sehingga muda terkontrol bahwa nelayan A hanya boleh mengisi Solar di SPBU ini , yang juga SPBU telah disampaikan wilayah yang boleh melayani pengisian diluar dari kendaraan (Dhany)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending