KATADIA MAKASSAR || Dalam rangka memperingati Bulan Peduli Kanker Payudara Sedunia, Program Studi Patologi Universitas Hasanuddin (Unhas) berkolaborasi dengan Makassar Cancer Care Community (MC3) menggelar kegiatan bertajuk “Oktober Breast Cancer Awareness” di kawasan Boulevard Car Free Day Makassar, Minggu (… Oktober 2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Prof. dr. Upik A. Miskad, Sp.PA(K) selaku Ketua Program Studi Patologi Unhas, dengan dukungan penuh dari CIMB Niaga.
Acara berlangsung meriah dan sarat edukasi dengan beragam kegiatan seperti senam sehat bersama, talkshow bertema “Deteksi Dini, Selamatkan Generasi”, fun quiz, hingga donor darah. Antusiasme masyarakat tampak tinggi, terutama dari kalangan perempuan dan keluarga muda yang sejak pagi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.
Dalam sambutannya, Prof. Upik menyampaikan pentingnya edukasi dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker payudara.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa deteksi dini merupakan langkah penting dalam menyelamatkan generasi dari risiko kanker payudara. Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh semua lapisan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua MC3, Prof. Dr. Nurlina Subair, M.Si, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan oleh MC3 bekerja sama dengan Himpunan Patologi Indonesia dan Unhas.
“Gerakan ini menjadi wadah untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian terhadap kesehatan perempuan,” katanya.
Dukungan juga datang dari pihak CIMB Niaga yang menjadi mitra dalam kegiatan tersebut.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam gerakan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat. Kesehatan adalah fondasi pembangunan bangsa, dan kegiatan seperti ini sejalan dengan komitmen CIMB Niaga untuk mendukung kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ungkap perwakilan CIMB Niaga.
Selain dihadiri oleh sivitas akademika Unhas, kegiatan ini juga melibatkan berbagai komunitas peduli kesehatan, mahasiswa, serta masyarakat umum.
Sinergi antara akademisi, komunitas, dan sektor swasta ini diharapkan dapat memperkuat gerakan nasional peduli kanker payudara sekaligus menginspirasi masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat serta melakukan deteksi dini secara rutin demi menyelamatkan lebih banyak nyawa.