KATADIA MAKASSAR || Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, turun langsung memantau kondisi SMP Negeri 26 Makassar di Jalan Muhajirin, Kecamatan Tamalate, Rabu (12/11/2025). Didampingi Kabid Pembinaan SMP, Dr. Syarifuddin, kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung permasalahan genangan air yang menghambat aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.
Setibanya di lokasi, rombongan Dinas Pendidikan disambut hangat oleh Kepala SMPN 26 Makassar, Hj. Nur Rahma, S.Pd., M.Pd., bersama seluruh guru dan staf. Namun sebelum memasuki halaman sekolah, kendaraan dinas Kadis Pendidikan harus menerobos genangan air yang cukup tinggi di depan gerbang sekolah—pemandangan yang menggambarkan kondisi nyata yang selama ini menjadi keluhan pihak sekolah.
Sesampainya di halaman, Achi Soleman langsung turun dari mobil dinas dan berjalan meninjau area sekolah yang tergenang air setinggi mata kaki. Genangan tersebut meluas hingga ke halaman utama, sementara beberapa ruang kelas masih dalam tahap rehabilitasi bangunan yang sedang berlangsung.
Karena kondisi sekolah belum memungkinkan untuk digunakan, pihak SMPN 26 Makassar mengalihkan sementara proses pembelajaran ke sistem daring (online) agar kegiatan belajar siswa tetap berjalan.
“Hari ini Kepala Dinas melihat langsung kondisi sekolah kami. Alhamdulillah, beliau merespons cepat dan langsung menghubungi pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar untuk mencari solusi terkait genangan air yang sudah lama kami rasakan,” ujar Hj. Nur Rahma, Kepala SMPN 26 Makassar.
Menanggapi hal itu, Achi Soleman menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam melihat kondisi sekolah-sekolah yang terdampak banjir atau genangan air, terutama di wilayah Tamalate yang kerap menjadi titik rawan saat musim hujan.
“Kami ingin memastikan seluruh peserta didik bisa belajar dengan nyaman. Masalah genangan ini akan segera kita koordinasikan dengan Dinas PU agar ada langkah cepat, baik melalui perbaikan saluran drainase maupun peninggian halaman sekolah,” ungkap Achi Soleman di lokasi.
Achi juga menambahkan, pihaknya tengah melakukan pemantauan langsung ke sejumlah sekolah di Makassar untuk memastikan pelaksanaan rehabilitasi bangunan berjalan sesuai jadwal dan standar mutu yang ditetapkan.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam memperhatikan aspek infrastruktur pendidikan, terutama di kawasan yang rentan tergenang air, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lancar tanpa hambatan cuaca maupun kondisi lingkungan.