Terhubung dengan kami

Pendidikan

SMPN 26 Makassar Ikuti Study Visit Sistem Pembelajaran Mendalam di SMP Negeri 20 Bulukumba

Dipublikasikan

pada

SMPN 26 Makassar

KATADIA MAKASSAR || Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran terus dilakukan melalui penguatan praktik pendidikan yang lebih bermakna, mendalam, dan berpusat pada murid. Salah satunya melalui kegiatan Study Visit Sistem Pembelajaran Mendalam yang dilaksanakan di SMP Negeri 20 Bulukumba.

Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar dan berbagi pengalaman bagi para pendidik, termasuk jajaran SMP Negeri 26 Makassar, untuk melihat secara langsung praktik pembelajaran yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan peserta didik.

Kepala SMP Negeri 26 Makassar, Nurdin, S.Pd., SH., M.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, study visit menjadi kesempatan penting bagi sekolah untuk saling berbagi praktik baik dan memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Study visit ini menjadi ruang yang sangat baik bagi kita untuk belajar dan berbagi. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat memperoleh pengalaman dan inspirasi untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih bermakna serta berpusat pada murid,” ujar Nurdin.

Ia menilai pengembangan pembelajaran tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Kolaborasi antarsekolah dan pendidik diperlukan untuk memperkaya pengalaman serta menemukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan peserta didik.

Nurdin berharap pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan tersebut dapat menjadi bahan pengembangan di SMP Negeri 26 Makassar, khususnya dalam menghadirkan proses pembelajaran yang mendorong keaktifan, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta potensi setiap murid.

“Semangat belajar, berbagi, dan berkolaborasi harus terus kita bangun. Harapannya, apa yang diperoleh dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah,” tambahnya.

Study Visit Sistem Pembelajaran Mendalam juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya berbagi praktik baik di lingkungan pendidikan. Para pendidik dapat saling bertukar pengalaman dalam menciptakan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang lebih utuh kepada murid.

Pembelajaran mendalam mendorong peserta didik untuk memahami materi secara lebih komprehensif, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, melakukan refleksi, berkolaborasi, serta mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun ekosistem pendidikan yang semakin kolaboratif dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan peserta didik.

Semangat untuk terus belajar dan berbagi pun menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan, sehingga sekolah dapat bersama-sama menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, mendalam, dan berpusat pada murid.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending