Terhubung dengan kami

Kab Bantaeng

PLN Bantaeng Salurkan Bantuan Jumat Berkah untuk Korban Kebakaran di Tangnga-Tangnga

Dipublikasikan

pada

KATADIA BANTAENG || Kepedulian sosial kembali diwujudkan PLN ULP Bantaeng melalui program Jumat Berkah. Kali ini, bantuan disalurkan kepada keluarga korban kebakaran yang terjadi di Jl. Poros Bantaeng–Bulukumba, Desa Tangnga-Tangnga, pada akhir November 2025.

Musibah memilukan tersebut menewaskan seorang nenek bersama dua cucunya yang masih berusia 10 dan 4 tahun.

Kebakaran yang menyisakan kepedihan mendalam ini menyita perhatian luas masyarakat. Tidak hanya kehilangan anggota keluarga, para korban juga mengalami kerugian materi akibat rumah yang hangus terbakar.

Melihat kondisi tersebut, insan PLN terpanggil untuk memberikan dukungan moral dan material.

Pegawai PLN ULP Bantaeng bersama Yayasan Baitul Maal PLN, Srikandi PLN, serta Pengurus PIKK PLN menggalang donasi sebagai bentuk empati kepada keluarga yang ditinggalkan.

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Manager PLN ULP Bantaeng, Asmar Arief, yang turut hadir memberikan dukungan dan perhatian kepada keluarga korban.

“Musibah ini bukan hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga bagi kita semua. PLN hadir tidak semata menjalankan tugas dalam penyediaan listrik, namun juga sebagai bagian dari masyarakat yang saling peduli. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga korban,” ungkap Asmar.

Selain donasi yang dikumpulkan dari pegawai PLN, YBM PLN UP3 Bulukumba turut berpartisipasi dengan menyerahkan bantuan paket sembako.

Kehadiran PLN dalam momentum duka ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang merasa terbantu, baik secara materi maupun emosional.

“Kami sangat berterima kasih, perhatian dari PLN memberikan kekuatan bagi kami yang sedang berduka,” ungkap salah satu warga yang menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.

Melalui kegiatan Jumat Berkah, PLN berharap semangat solidaritas ini terus hidup dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk turut ambil bagian dalam membantu sesama, terutama di saat musibah melanda.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending