KATADIA MAKASSAR || Deputi Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsda TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M., CIQaR, melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah Posko Siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar. Pada Minggu 28/12
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pemantauan langsung terhadap kesiapsiagaan personel, kelengkapan sarana dan prasarana, serta efektivitas koordinasi lintas instansi dalam mendukung kelancaran dan keamanan arus libur Nataru.
Adapun lokasi posko yang dikunjungi meliputi Posko Siaga Bandara, Posko Trans Sulawesi, serta Posko Pelabuhan yang berada di wilayah Kota Makassar. Di setiap posko, Deputi Sarpras Basarnas meninjau langsung kesiapan personel SAR, kondisi alat utama (alut) SAR, serta sistem koordinasi yang diterapkan dalam pelaksanaan tugas siaga.
Selain itu, Marsda TNI Widyargo Ikoputra juga berdialog dengan petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Basarnas, serta stakeholder terkait lainnya. Dialog tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur tetap siaga, solid, dan responsif dalam menghadapi potensi keadaan darurat selama masa libur Nataru.
“Pelaksanaan siaga khusus Nataru di wilayah kerja Makassar sejauh ini berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Ini merupakan hasil dari sinergitas dan solidaritas yang kuat antara TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Basarnas, serta seluruh stakeholder terkait dalam memberikan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan agar seluruh personel gabungan tetap fokus, siaga, dan hands on dalam menjalankan tugas, khususnya menjelang puncak perayaan Tahun Baru 2026.
“Diharapkan seluruh personel terus menjaga kesiapsiagaan guna memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Dengan adanya pemantauan langsung ini, Basarnas berharap seluruh posko siaga di wilayah kerja Makassar dapat menjalankan tugas secara optimal, sehingga potensi risiko selama arus libur Nataru dapat diantisipasi dengan cepat dan tepat.