Terhubung dengan kami

Kab.Gowa

Tes Urine Awal Tahun, Lapas Narkotika Sungguminasa Pastikan Lingkungan Bersih dari Narkoba

Dipublikasikan

pada

Dalam rangka menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban (kamtib) serta memperkuat komitmen pemberantasan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan,

KATADIA GOWA || Dalam rangka menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban (kamtib) serta memperkuat komitmen pemberantasan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa melaksanakan tes urine bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas, Rabu (7/1/2026).

Tes urine dilakukan secara acak terhadap 30 orang WBP dan 20 orang petugas. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sekaligus sebagai langkah awal penguatan pengawasan internal di awal Tahun 2026.

Pelaksanaan tes urine berlangsung tertib, transparan, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh pejabat struktural dan petugas terkait. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pemeriksaan dengan kooperatif sebagai wujud dukungan terhadap upaya menciptakan lapas yang aman dan berintegritas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan kamtib, baik yang melibatkan WBP maupun petugas. Selain itu, tes urine ini juga memperkuat komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam mendukung program pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif. Tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba selama pelaksanaan kegiatan tersebut.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Gunawan, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine di awal tahun merupakan langkah preventif sekaligus bentuk nyata komitmen jajaran Lapas Narkotika Sungguminasa dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

“Tes urine ini adalah komitmen kami untuk memastikan Lapas Narkotika Sungguminasa benar-benar bebas dari narkoba. Kegiatan ini juga menjadi deteksi dini guna mencegah potensi gangguan kamtib, baik yang melibatkan WBP maupun petugas,” tegas Gunawan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Menurutnya, hal tersebut penting untuk membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas, sejalan dengan dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Sungguminasa menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas keamanan, mendukung proses pembinaan WBP, serta mewujudkan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending