Terhubung dengan kami

POLITIK

PKB Sulsel Bentuk Tim 5, Siapkan Muscab Serentak di 24 Kabupaten/Kota

Dipublikasikan

pada

Usai pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) dan pelantikan pengurus DPW PKB Sulawesi Selatan, jajaran partai yang dipimpin Azhar Arsyad langsung membentuk Tim 5 untuk mempersiapkan proses penjaringan ketua DPC di 24 kabupaten/kota.

KATADIA MAKASSAR || Usai pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) dan pelantikan pengurus DPW PKB Sulawesi Selatan, jajaran partai yang dipimpin Azhar Arsyad langsung membentuk Tim 5 untuk mempersiapkan proses penjaringan ketua DPC di 24 kabupaten/kota.

Tim 5 tersebut resmi diperkenalkan pada Selasa (17/2/2026). Susunan tim terdiri dari Syamsu Rizal sebagai koordinator, bersama Zulfikar Limolang, Wawan Mattaliu, Nasra Hasse, dan Rusdi Idrus.

Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad, menjelaskan Tim 5 bertugas melakukan proses perekrutan calon ketua PKB di seluruh kabupaten/kota di Sulsel. Mekanisme seleksi, kata dia, akan mengikuti pola yang sama seperti pemilihan Ketua DPW PKB sebelumnya.

“Nama-nama yang masuk akan mengikuti Uji Kompetensi dan Kemampuan (UKK) tahap 1 dan tahap 2. UKK 1 dilakukan oleh pihak eksternal, seperti tes psikologi dan lainnya. Sedangkan UKK 2 dilakukan oleh DPP. Sepenuhnya penentuan ketua ditetapkan oleh DPP,” ujar Azhar.

Koordinator Tim 5, Syamsu Rizal yang akrab disapa Deng Ical, menyampaikan tim akan mulai bekerja pada 28 Maret hingga 20 April mendatang untuk merampungkan proses penjaringan calon ketua PKB di 24 kabupaten/kota.

Menurutnya, Tim 5 memegang peran strategis dalam menyukseskan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB yang akan digelar serentak. Anggota DPR RI itu menjelaskan, tim bertugas mengatur proses dan mekanisme Muscab yang dijadwalkan berlangsung sekitar satu bulan penuh.

Selama periode tersebut, Tim 5 akan menginventarisasi perkembangan organisasi, melakukan konsolidasi kader, serta mengidentifikasi figur-figur potensial yang dinilai layak memimpin DPC PKB maupun mengisi struktur kepengurusan.

“Tim ini bekerja untuk memastikan siapa saja yang punya kapasitas terbaik, baik untuk mengelola partai maupun menjalankan tugas-tugas kebangsaan. Semua itu dipetakan di masing-masing wilayah,” kata Deng Ical.

Ia juga mengungkapkan, Tim 5 telah membagi wilayah kerja ke dalam enam zona. Setiap zona diberikan ruang untuk berkreasi melalui berbagai pendekatan, mulai dari forum group discussion (FGD), riset, hingga diskusi terbuka guna menjaring gagasan serta partisipasi publik seluas-luasnya.

“Di situ banyak hal menarik. Kita ingin memastikan semua orang yang ingin terlibat membangun negara dan partai ini bisa terakumulasi dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Deng Ical menegaskan PKB membuka ruang publik seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam memperkuat organisasi dan peran partai di tengah masyarakat.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending