KATADIA SELAYAR || Dalam upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Rumah BUMN Selayar menggelar pelatihan Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), Kamis (9/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PNPM Manarai dan diikuti oleh 20 pelaku UMKM dari wilayah setempat.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan terkait pentingnya penerapan standar produksi pangan olahan yang baik, mulai dari menjaga mutu produk, kebersihan proses produksi, hingga menjamin keamanan pangan bagi konsumen.
Materi disampaikan oleh fasilitator Rumah BUMN Selayar, Wahdani Sariwarsi, yang mengulas berbagai aspek penting dalam penerapan CPPOB. Mulai dari kebersihan tempat produksi, sanitasi peralatan, pengelolaan bahan baku, hingga teknik pengemasan produk sesuai standar.
Dalam pemaparannya, Wahdani menegaskan bahwa penerapan CPPOB menjadi langkah strategis bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Standar produksi yang baik akan berdampak langsung pada kualitas produk dan kepercayaan pasar. Ini menjadi kunci agar UMKM bisa berkembang dan bersaing,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Selain menerima materi, mereka juga aktif berdiskusi terkait berbagai kendala yang dihadapi dalam proses produksi usaha masing-masing.
Melalui pelatihan ini, Rumah BUMN Selayar berharap para pelaku UMKM, khususnya di Desa Bontoborusu, mampu mengimplementasikan standar CPPOB secara konsisten. Dengan demikian, produk lokal tidak hanya memiliki nilai tambah, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas dan kompetitif.