KATADIA MAKASSAR || Sosok Munafri Arifuddin menjadi salah satu figur yang mencuri perhatian dalam peta kepemimpinan daerah di Indonesia. Politikus yang juga dikenal sebagai pengusaha ini resmi menjabat sebagai Wali Kota Makassar sejak Februari 2025, membawa pendekatan baru dalam tata kelola pemerintahan kota.
Munafri yang lahir di Majene pada 20 September 1975, memiliki latar belakang pendidikan hukum dari Universitas Hasanuddin. Karier profesionalnya ditempa melalui dunia bisnis sebelum akhirnya terjun ke ranah olahraga dan politik.
Karier Bisnis dan Sepak Bola
Sebelum aktif di pemerintahan, Munafri mengawali kariernya di lingkungan Bosowa Group. Namanya kemudian semakin dikenal luas saat dipercaya menjadi CEO PSM Makassar pada 2016.
Di bawah kepemimpinannya, PSM Makassar mengalami transformasi dalam pengelolaan klub menuju sistem yang lebih profesional dan modern. Setelah menyelesaikan masa tugasnya pada 2022, ia melanjutkan kiprah di level nasional sebagai Direktur PT Liga Indonesia Baru, yang mengelola jalannya kompetisi sepak bola di Indonesia.
Kiprah Politik
Munafri mulai terjun ke dunia politik dengan mencalonkan diri dalam Pilkada Makassar 2018, meski saat itu belum berhasil meraih kemenangan. Ia kembali maju dalam kontestasi Pilkada Makassar 2024 dan berhasil memenangkan pemilihan tersebut.
Sejak menjabat sebagai wali kota, ia menekankan pentingnya integritas birokrasi, transparansi, serta kolaborasi berbasis data dalam pembangunan daerah. Pendekatan ini juga melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keluarga melalui program-program pemberdayaan.
Program dan Penghargaan
Dalam masa kepemimpinannya, Munafri mendorong inovasi sosial, pengentasan kemiskinan, serta pengembangan ekonomi kreatif, salah satunya melalui Makassar Creative Hub.
Atas kontribusinya dalam penguatan gerakan sosial keagamaan, ia menerima BAZNAS Award 2025. Selain itu, keterlibatannya dalam pembangunan Masjid Agung Trans Studio Mall bersama pengusaha Chairul Tanjung menunjukkan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta.
Aktivitas Organisasi
Di luar pemerintahan, Munafri juga aktif dalam organisasi. Pada 2025, ia terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin periode 2025–2029.
Ia dikenal memiliki gaya kepemimpinan kolaboratif, dengan menekankan pentingnya dukungan keluarga dan komunitas dalam mendukung efektivitas kinerja birokrasi.
Dengan latar belakang yang kuat di bidang bisnis, olahraga, dan organisasi, Munafri Arifuddin kini memimpin Makassar dengan pendekatan yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, dan pembangunan inklusif.(**)