Terhubung dengan kami

Kab.Gowa

Kalapas Baru Ilham Diminta Lanjutkan Program Gunawan, Fasilitas Telepon Jadi Pekerjaan Rumah

Dipublikasikan

pada

KATADIA GOWA || Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa yang baru, Moh Ilham Agung Setyawan, A.Md., S.IP., M.H., mendapat pesan khusus untuk melanjutkan dan mempertahankan berbagai program serta pembenahan yang telah dilakukan pejabat sebelumnya, Gunawan, M.H., IP., S.Sos., M.Si.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Mulyadi, Bc.IP., S.H., M.Si., dalam acara serah terima jabatan Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa dari Gunawan kepada Moh Ilham Agung Setyawan, Selasa (18/8/2026).

Mulyadi menilai berbagai pembenahan yang telah dilakukan Gunawan perlu dipertahankan dan dilanjutkan oleh Kalapas yang baru. Ia mencontohkan kondisi lingkungan kantor dan fasilitas pelayanan yang kini jauh lebih baik.

“Pak Gunawan, waktu itu saya datang ke sini pertama kali sebagai Kakanwil dan saya mengambil apel pagi, bergabung dengan jajaran Lapas Perempuan. Saat masuk, saya meninjau dan melihat situasi kantor. Pagi itu saya melihat kondisi kantor sudah bersih dan tertata,” ujar Mulyadi.

Menurutnya, kondisi Lapas Narkotika Sungguminasa saat ini menunjukkan adanya proses pembenahan yang signifikan, termasuk perbaikan bangunan yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Gunawan atas berbagai pembenahan tersebut.

“Ketika saya melihat kembali kondisi bangunan yang sebelumnya mengalami kerusakan, semuanya sudah diperbaiki. Seperti yang kita lihat bersama di depan kita. Tepuk tangan untuk Pak Gunawan,” katanya.

Mulyadi juga menyinggung keberadaan Sentral Layanan Publik (SLP) yang telah diperbaiki dan kini memberikan pelayanan dengan fasilitas yang lebih memadai.

“Saya juga menjadi orang pertama yang meresmikan ruangan SLP atau Sentral Layanan Publik. Sekarang sudah bagus, sudah ber-AC dan tentunya jauh lebih baik,” tuturnya.

Fasilitas Telepon Jadi Pekerjaan Rumah Kalapas Baru

Di tengah berbagai pembenahan tersebut, Mulyadi menyampaikan sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian Moh Ilham Agung Setyawan.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah keterbatasan fasilitas telepon bagi warga binaan.

Mulyadi berharap fasilitas telepon, termasuk ruang KBU, dapat ditambah sehingga seluruh warga binaan memiliki akses komunikasi yang cukup melalui fasilitas telepon wartel khusus pemasyarakatan.

“Kemudian, saya hanya berpesan kepada Pak Agung, apa yang sudah dikerjakan oleh Pak Gunawan tinggal dilanjutkan. Namun, masih ada pekerjaan rumah yang perlu saya sampaikan kepada Kalapas yang baru. Yang pertama adalah fasilitas telepon yang masih sangat terbatas dan kurang,” ujarnya.

Menurut Mulyadi, ketersediaan fasilitas komunikasi yang memadai juga menjadi salah satu upaya untuk meminimalkan peredaran penggunaan telepon seluler ilegal di dalam lapas.

“Kita bisa melihat, kalau warga binaan jarang menggunakan fasilitas telepon yang tersedia, maka ada kemungkinan handphone beredar di dalam. Tetapi kalau kita memberikan fasilitas komunikasi yang cukup dan nyaman, kita berharap penggunaan handphone ilegal di dalam lapas dapat diminimalkan,” jelasnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, fasilitas telepon yang tersedia saat ini sekitar 10 unit. Namun, dua unit di antaranya tidak berfungsi sehingga hanya sekitar delapan unit yang dapat digunakan.

Selain menyampaikan pekerjaan rumah, Mulyadi juga meminta seluruh jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa memberikan dukungan kepada Kalapas yang baru.

Ia menegaskan, pergantian pimpinan tidak boleh menghentikan program-program yang telah berjalan baik.

“Siapa pun yang menjadi pimpinan, program dan pekerjaan yang sudah baik harus tetap dilanjutkan. Bantu dan dukung pimpinan, karena tidak ada seorang pemimpin yang bisa berhasil tanpa dukungan dari seluruh jajarannya,” tegasnya.

Mulyadi berharap kehadiran Moh Ilham Agung Setyawan sebagai Kalapas baru dapat membawa inovasi baru, tanpa meninggalkan berbagai capaian positif yang telah dibangun sebelumnya.

“Kita masih berada dalam satu wilayah, yaitu Sulawesi Selatan. Saya berharap setelah Pak Ilham masuk, akan lahir banyak inovasi baru yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan pembinaan di Lapas Kelas IIA Sungguminasa,” pungkasnya.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending