Terhubung dengan kami

Uncategorized

LPI Zona Bulukumba Dimulai 1 September, Bidik Talenta Muda

Dipublikasikan

pada

Liga Pelajar Indonesia (LPI) Volume IV Zona Bulukumba tingkat SMA/SMK/sederajat akan mulai bergulir pada 1 September 2026.
LPI Volume IV Zona Bulukumba

KATADIA BULUKUMBA || Liga Pelajar Indonesia (LPI) Volume IV Zona Bulukumba tingkat SMA/SMK/sederajat akan mulai bergulir pada 1 September 2026. Kompetisi tersebut melibatkan sekolah dari tiga daerah, yakni Bulukumba, Bantaeng, dan Sinjai.

Selain menjadi ajang perebutan trofi, LPI Volume IV Zona Bulukumba diarahkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta muda sepak bola di wilayah tersebut.

Competition Director LPI Zona Bulukumba, Saiful Alief Subarkah (SAS), melalui siaran persnya, Senin (10/8/2026), mengatakan kompetisi pelajar harus memberikan dampak lebih besar terhadap perkembangan sepak bola daerah.

“LPI bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kompetisi ini menjadi ruang untuk menemukan talenta, membentuk karakter, dan memberikan pengalaman bertanding kepada para pelajar,” ujar SAS.

Menurutnya, pertandingan menjadi kesempatan bagi para pelajar untuk menguji kemampuan teknis sekaligus membangun disiplin, sportivitas, mental, tanggung jawab dan kerja sama tim.

Kompetisi tersebut juga menjadi ruang untuk menemukan pemain potensial yang selama ini belum mendapatkan perhatian secara luas. Kemampuan mengambil keputusan, bermain di bawah tekanan, bekerja sama dengan rekan satu tim hingga menghadapi kekalahan menjadi bagian dari proses pencarian bakat.

SAS menilai potensi sepak bola tidak hanya berasal dari kota-kota besar. Bulukumba, Bantaeng dan Sinjai dinilai memiliki banyak talenta muda yang membutuhkan kompetisi serta kesempatan untuk berkembang.

Namun, menurutnya, tantangan dalam pembinaan sepak bola bukan hanya menemukan pemain berbakat, tetapi juga memastikan mereka tetap mendapatkan ruang untuk berkembang setelah kompetisi berakhir.

“Harapannya, pemain yang tampil di sini tidak berhenti setelah turnamen selesai. Mereka bisa terus berkembang dan mendapatkan kesempatan menuju level yang lebih tinggi,” katanya.

Karena itu, kick-off LPI Volume IV Zona Bulukumba pada 1 September 2026 diharapkan menjadi awal dari proses pembinaan yang lebih panjang.

Keberhasilan kompetisi, kata SAS, tidak semata-mata diukur dari tim yang berhasil mengangkat trofi. Lebih dari itu, keberhasilan juga ditentukan dari seberapa banyak talenta muda yang berhasil ditemukan, berkembang dan mampu melangkah ke level kompetisi yang lebih tinggi.

“Juara hanya lahir dari satu tim. Namun, talenta masa depan sepak bola Indonesia bisa lahir dari banyak lapangan, termasuk dari LPI Volume IV Zona Bulukumba,” ujarnya.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending