KATADIA MAKASSAR || Puskesmas Bira Makassar melaksanakan kegiatan sosialisasi First Aider Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) pada Senin (3/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan warga sekolah dalam memberikan dukungan emosional awal kepada siswa maupun guru yang mengalami tekanan psikologis.
Melalui sosialisasi P3LP, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali tanda-tanda awal stres serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung kesehatan mental.
Dalam pelaksanaannya, konsep P3LP mengedepankan prinsip 3M, yakni Memperhatikan, Mendengarkan, dan Menghubungkan.
Prinsip Memperhatikan dilakukan dengan mengamati perubahan fisik, emosi, maupun kebiasaan sehari-hari seseorang yang menunjukkan tanda-tanda sedang mengalami tekanan.
Selanjutnya, prinsip Mendengarkan mengajarkan pentingnya menyimak cerita atau keluhan dengan empati tanpa menghakimi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat seseorang merasa lebih aman dan nyaman ketika menyampaikan kondisi yang dialaminya.
Sementara prinsip Menghubungkan dilakukan dengan membantu mengarahkan seseorang yang membutuhkan penanganan lebih lanjut kepada pihak yang tepat, seperti guru Bimbingan dan Konseling (BK), tenaga medis, maupun psikolog.
Melalui kegiatan tersebut, Puskesmas Bira mendorong terbentuknya First Aider di lingkungan sekolah yang mampu memberikan dukungan awal secara tepat sekaligus mengenali kondisi yang membutuhkan bantuan profesional.
Sosialisasi P3LP juga diharapkan dapat memperkuat kepedulian terhadap kesehatan psikologis di lingkungan sekolah. Dengan adanya kemampuan deteksi dini dan dukungan awal, persoalan psikologis diharapkan dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Puskesmas Bira terus mendorong kolaborasi dengan lingkungan pendidikan untuk menciptakan suasana sekolah yang tidak hanya mendukung kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental siswa dan guru.