KATADIA GOWA || Kobaran api kembali mengancam lahan warga di Kabupaten Gowa. Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di Dusun Parangloe, Desa Manuju, Kecamatan Manuju, Selasa (1/9/2026) siang.
Api yang membakar area sekitar 2 hektare tersebut melahap rumput gajah, semak belukar hingga pepohonan. Kondisi lahan yang dipenuhi vegetasi kering membuat kobaran api berpotensi meluas jika tidak segera ditangani.
Kepulan asap pertama kali terlihat oleh warga sekitar pukul 13.10 WITA. Laporan tersebut langsung direspons personel Kodim 1409/Gowa yang segera bergerak menuju lokasi bersama anggota Satpol PP Kecamatan dan masyarakat.
Setibanya di titik kebakaran, tim gabungan langsung melakukan upaya pemadaman dan melokalisasi api agar tidak menjalar ke area yang lebih luas.
Sebanyak 14 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut. Mereka terdiri dari dua personel TNI, lima anggota Satpol PP Kecamatan, serta tujuh warga setempat.
Keterbatasan peralatan tidak menyurutkan semangat tim di lapangan. Dengan memanfaatkan satu unit pompa gendong manual serta ranting pohon, personel gabungan bahu-membahu memutus pergerakan api.
Setelah berjibaku selama hampir dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 15.00 WITA, api yang membakar lahan seluas kurang lebih 2 hektare tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Situasi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali. Respons cepat aparat bersama masyarakat berhasil mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Penanganan tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan Kodim 1409/Gowa dalam merespons setiap laporan masyarakat, khususnya terhadap potensi kebakaran lahan yang dapat mengancam lingkungan dan keselamatan warga.
Sinergi antara TNI, Satpol PP dan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Gowa.
Kodim 1409/Gowa mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Informasi mengenai kemunculan asap atau titik api diharapkan segera dilaporkan agar dapat ditangani sedini mungkin.