MAKASSAR — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar terus memperkuat kualitas tata kelola administrasi dan pembinaan pegawai. Upaya tersebut dilakukan melalui keikutsertaan dalam kegiatan Penguatan Tata Kelola Layanan Administrasi dan Pembinaan Pegawai yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Aula Dr. Sahardjo Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan dan diikuti jajaran pengelola kepegawaian dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Layanan Administrasi dan Pembinaan Aparatur Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Akbar Amnur, serta Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sulawesi Selatan, Ashari.
Dari Lapas Kelas I Makassar, kegiatan tersebut diikuti Kepala Subbagian Kepegawaian, Muh. Basir, sebagai perwakilan.
Penguatan tata kelola ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas jajaran dalam pengelolaan administrasi kepegawaian sekaligus pembinaan aparatur. Dengan tata kelola yang semakin terarah, proses administrasi diharapkan berjalan tertib, efektif, transparan, serta sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Kelas I Makassar, Gumilar Budirahayu, menegaskan bahwa pengelolaan kepegawaian memiliki peran penting dalam membangun organisasi yang profesional dan berkinerja optimal.
“Pengelolaan administrasi dan pembinaan pegawai tidak hanya berkaitan dengan tertib administrasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, disiplin, berintegritas, dan memiliki komitmen terhadap pelaksanaan tugas,” ujar Gumilar.
Menurutnya, setiap penguatan dan penyelarasan tata kelola perlu diikuti dengan implementasi yang baik di lingkungan kerja. Hal tersebut penting agar peningkatan kualitas administrasi kepegawaian dapat memberikan dampak langsung terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman antara pengelola kepegawaian di tingkat Kantor Wilayah dengan jajaran UPT Pemasyarakatan.
Gumilar berharap koordinasi dan sinergi yang terbangun dapat mendorong pengelolaan kepegawaian di Lapas Kelas I Makassar menjadi semakin tertib dan responsif.
“Dengan koordinasi yang baik dan pemahaman yang sama, kita berharap pengelolaan kepegawaian di Lapas Makassar semakin tertib, responsif, dan mampu memberikan dukungan yang optimal terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan,” tambahnya.
Lapas Kelas I Makassar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas administrasi dan pembinaan pegawai sebagai bagian dari pembangunan aparatur yang profesional, disiplin, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi terbaik dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Penguatan tata kelola yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif diharapkan dapat menjadi fondasi bagi terwujudnya sumber daya manusia pemasyarakatan yang berkualitas dan berorientasi pada pelayanan.