KATADIA MAKASSAR || Suasana seru dan penuh keakraban mewarnai ajang Lomba Seru-Seruan AB Family yang digelar Family AB melalui TikTok. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu (19/9/2026) hingga Minggu (20/9/2026).
Lomba bernyanyi yang dikemas dalam suasana santai dan penuh hiburan itu diikuti 18 peserta dari berbagai daerah, kota, dan provinsi. Bahkan, satu peserta dari Jepang, Naoko Nemoto, turut ambil bagian dan mencuri perhatian dalam ajang tersebut.
Pada babak pertama, seluruh peserta mendapat tantangan menyanyikan dua lagu wajib yang telah disiapkan oleh tim juri bersama Ketua Lomba Family AB, Prof AB.
Penampilan para peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Rosalinda, penyanyi lagu Bilur Hati, Bunda Yan, Idrus, dan Pappy.
Kelima juri tersebut memberikan penilaian terhadap penampilan peserta, mulai dari kemampuan vokal, penghayatan lagu, hingga cara membawakan lagu di hadapan penonton.
Rosalinda, yang memiliki latar belakang sebagai penyanyi, turut memberikan penilaian terhadap kemampuan vokal dan pembawaan para peserta. Sementara Bunda Yan, Idrus, dan Pappy ikut memberikan penilaian untuk menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke babak berikutnya.
Dari 18 peserta yang tampil pada hari pertama, sebanyak delapan peserta harus terhenti. Sementara 10 peserta lainnya kembali berjuang untuk memperebutkan posisi lima besar.
Hasil penilaian dewan juri kemudian menetapkan lima peserta yang melaju ke babak final. Kelima peserta tersebut yakni Eman dari Makassar, Dylan, Amir Thaba dari Kabupaten Pangkep, Daeng Jarre dari Makassar, dan Labeta.
Dari lima peserta yang terpilih, Eman berhasil memperoleh poin tertinggi dari hasil penilaian dewan juri.
Memasuki babak final, kelima peserta mendapatkan tantangan berbeda. Mereka akan membawakan lagu terbaru yang diciptakan langsung oleh Prof AB selaku Ketua Pelaksana Lomba Seru-Seruan AB Family.
Lagu tersebut berjudul “Selalu Saling Mencinta” dan akan menjadi lagu yang dibawakan para finalis dalam babak penentuan.
Ketua Pelaksana Lomba Seru-Seruan AB Family, Prof AB, mengatakan kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk mencari pemenang. Menurutnya, lomba lebih mengedepankan kebersamaan, hiburan, dan silaturahmi antarsesama pengguna TikTok.
“Ini hanya seru-seruan dan untuk mempererat silaturahmi sesama TikTokers. Yang berhasil lolos, itulah konsepnya, seru-seruan,” ujar Prof AB.
Selain menentukan peserta yang melaju ke babak final, panitia juga memberikan apresiasi kepada peserta yang telah lebih dahulu terhenti.
Penghargaan khusus diberikan dalam kategori juara favorit kepada Eko Senior, yang dinilai mampu menghadirkan penampilan seru dan menghibur sehingga mendapat perhatian tersendiri dalam ajang tersebut.
Prof AB mengatakan konsep seru-seruan memang sengaja dihadirkan agar peserta dapat menikmati kompetisi tanpa menghilangkan suasana kekeluargaan.
Ajang Lomba Seru-Seruan AB Family pun tidak hanya menjadi kompetisi bernyanyi, tetapi juga ruang hiburan dan silaturahmi bagi anggota Family AB dari berbagai daerah, termasuk peserta dari luar Indonesia.
Dengan menggabungkan kompetisi, hiburan, dan kebersamaan, kegiatan yang berlangsung hingga Minggu (20/9/2026) tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antarpeserta dan anggota Family AB.