KATADIA MAJENE || Danantara Indonesia bersama Telkom Indonesia mendukung upaya pemulihan ekosistem pesisir melalui kegiatan bertajuk “Restorasi Ekosistem Pesisir Melalui Transplantasi Karang dan Aksi Bersih Pantai” yang akan digelar di Pantai Dapur Mandar, Kelurahan Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Estuaria Indonesia ini menjadi langkah kolaboratif untuk menjaga kelestarian ekosistem laut sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kawasan pesisir.
Dengan mengusung tagar #BuildingtheFutureoftheCoastal, program tersebut menitikberatkan pada pemulihan terumbu karang melalui transplantasi karang serta aksi bersih pantai yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Sekitar 200 peserta dijadwalkan mengikuti kegiatan ini. Mereka berasal dari kalangan masyarakat pesisir, nelayan, mahasiswa, pelajar, pemerintah desa dan kecamatan, relawan lingkungan, hingga komunitas pecinta laut.
Dukungan Danantara Indonesia dan Telkom Indonesia menjadi bagian dari kolaborasi lintas pihak dalam mendorong kepedulian terhadap lingkungan pesisir dan keberlanjutan sumber daya laut.
Danantara Indonesia dan Telkom Indonesia Dukung Kelestarian Laut
Keterlibatan Danantara Indonesia dan Telkom Indonesia dalam kegiatan ini menempatkan kolaborasi antarpemangku kepentingan sebagai salah satu unsur penting dalam upaya menjaga ekosistem pesisir.
Restorasi terumbu karang melalui transplantasi diharapkan dapat mendukung pemulihan habitat laut yang mengalami kerusakan. Sementara itu, aksi bersih pantai menjadi sarana untuk mengurangi sampah di kawasan pesisir sekaligus membangun kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Keterlibatan masyarakat secara langsung juga diharapkan dapat memperkuat kesadaran bahwa kelestarian laut membutuhkan partisipasi bersama, tidak hanya dari komunitas lingkungan, tetapi juga dunia usaha, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, upaya menjaga lingkungan pesisir di Majene diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi ekosistem laut dan kehidupan masyarakat pesisir.
Estuaria Indonesia Libatkan 200 Peserta
Ketua Umum Estuaria Indonesia, Ardiansyah, S.T., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap laut, memperluas partisipasi publik dalam pemulihan ekosistem pesisir Majene, serta menginspirasi daerah lain di Indonesia untuk turut menjaga kelestarian laut.
“Kehadiran dan keterlibatan berbagai pihak ini menjadi dukungan serta motivasi besar bagi masyarakat dalam menjaga dan memulihkan ekosistem pesisir Majene,” ujar perwakilan panitia.
Estuaria Indonesia merupakan organisasi yang berfokus pada pelestarian ekosistem pesisir dan laut serta berkedudukan di Dusun Tinambung, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi antara masyarakat, komunitas lingkungan, pemerintah, dan sektor usaha untuk memperkuat upaya pelestarian laut secara bersama-sama.
Transplantasi Karang dan Aksi Bersih Pantai
Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai dengan registrasi peserta pada pukul 07.00 WITA, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan tarian tradisional oleh Sanggar Tari 45 Majene, laporan panitia oleh Dr. Nurjirana, S.Kel., serta pemutaran video profil Estuaria Indonesia.
Pada pukul 08.30 hingga 09.20 WITA, agenda dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Estuaria Indonesia, Camat Pamboang, Bupati Majene, pimpinan Telkom Indonesia, serta Gubernur Sulawesi Barat yang dijadwalkan membuka kegiatan secara resmi.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bibit karang dan alat dasar selam, doa bersama, serta demonstrasi teknik transplantasi karang kepada peserta.
Selain transplantasi karang, aksi bersih pantai menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan kawasan pesisir.
Melalui kolaborasi yang melibatkan Danantara Indonesia, Telkom Indonesia, Estuaria Indonesia, pemerintah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga ekosistem pesisir Majene.
Upaya tersebut sekaligus menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan laut yang lebih lestari bagi generasi mendatang.