Terhubung dengan kami

Uncategorized

Terharu, Ismaya Terima Bantuan RTLH TMMD ke-130 di Gowa

Dipublikasikan

pada

KATADIA GOWA || Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 membawa harapan baru bagi keluarga Ramli Dg Nawa dan Ismaya Dg Lummu, warga Dusun Bontomanai, Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa.

Rasa syukur dan bahagia menyelimuti hati Ismaya Dg Lummu saat keluarganya terpilih sebagai penerima bantuan renovasi rumah.

Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan kebahagiaannya karena rumah yang selama ini ditempati bersama suaminya akhirnya mendapatkan perhatian melalui program RTLH TMMD ke-130, Sabtu (24/10/2026).

“Senang sekali, Pak. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Saya hanya bisa mengucapkan rasa syukur dan bahagia,” ungkap Ismaya yang akrab disapa Lummu.

Bagi Dg Lu’mu, bantuan tersebut bukan sekadar perbaikan bangunan, melainkan harapan baru bagi keluarganya untuk mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman.

Ia menceritakan, rumah yang ditempatinya bersama Ramli selama ini diperjuangkan dengan mengandalkan uang arisan dan pinjaman. Di tengah keterbatasan ekonomi, mereka berusaha memenuhi kebutuhan tempat tinggal secara bertahap.

Sementara itu, Ramli Dg Nawa sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan terkadang mengambil pekerjaan sebagai buruh bangunan maupun pekerja kasar harian demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Dengan penghasilan yang tidak menentu, memperbaiki rumah secara mandiri tentu bukan perkara mudah bagi keluarga tersebut.

Terpilihnya rumah keluarga Ramli dan Ismaya sebagai penerima bantuan RTLH TMMD ke-130 tidak terlepas dari kepedulian aparat TNI terhadap kondisi masyarakat di wilayah setempat.

Agus, salah seorang anggota Koramil yang juga mengenal kondisi masyarakat setempat, mengungkapkan bahwa pengusulan rumah tersebut berawal dari instruksi Danramil untuk mencari warga yang layak mendapatkan bantuan renovasi rumah.

“Berawal dari instruksi Danramil, kami diminta mencari warga yang memang layak mendapatkan bantuan renovasi rumah. Saya melihat kondisi warga di Dusun Bontomanai, Desa Kalebarembeng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, sehingga rumah keluarga Ramli dan Ismaya kami usulkan untuk mendapatkan bantuan,” ungkap Agus.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi dan memerlukan perbaikan tempat tinggal.

Melalui kepedulian dan pengamatan terhadap kondisi warga, rumah Ramli dan Ismaya akhirnya diusulkan sebagai salah satu penerima manfaat program RTLH dalam pelaksanaan TMMD ke-130.

Pengerjaan renovasi rumah keluarga Ramli dan Ismaya kini terus berjalan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 45 persen dan masih berlanjut hingga seluruh pekerjaan selesai sesuai target waktu yang ditetapkan.

Bagi keluarga tersebut, setiap tahapan renovasi menghadirkan harapan baru untuk memiliki rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga.

Bantuan RTLH melalui TMMD ke-130 menjadi sangat berarti karena memberikan kesempatan kepada warga yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya.

“Alhamdulillah, sangat bersyukur, Pak. Tiba-tiba ada bantuan dari program TMMD ke-130 ini. Kami benar-benar bahagia,” tutur Ismaya dengan penuh haru.

Di balik kebahagiaan tersebut, terdapat perjuangan panjang Ramli Dg Nawa dalam memenuhi kebutuhan keluarga dan memiliki tempat tinggal sendiri.

Dengan pekerjaan sebagai petani dan buruh bangunan, Ramli berusaha mengumpulkan penghasilan sedikit demi sedikit. Tanah yang ditempati keluarganya diperoleh melalui perjuangan dengan pembayaran secara bertahap, dibantu uang arisan dan kemampuan ekonomi yang mereka miliki.

Baginya, memiliki tanah dan rumah sendiri merupakan kebahagiaan tersendiri. Namun, memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak ditempati membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Karena itu, bantuan renovasi melalui program RTLH TMMD ke-130 menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi Ramli dan Ismaya.

Ramli pun menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran TNI yang telah memberikan perhatian kepada keluarganya. Ia berharap seluruh personel yang terlibat dalam program tersebut senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Program Rumah Tidak Layak Huni dalam kegiatan TMMD merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.

Kisah keluarga Ramli Dg Nawa dan Ismaya Dg Lummu menjadi gambaran bagaimana perhatian aparat kewilayahan terhadap kondisi warga dapat membuka jalan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Melalui sinergi TNI dan masyarakat, program RTLH TMMD ke-130 diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima bantuan.

Bagi Ismaya, bantuan tersebut akan selalu menjadi kenangan berharga. Di balik air mata haru dan ucapan syukur yang sederhana, tersimpan harapan besar agar keluarganya segera dapat menikmati rumah yang lebih layak setelah renovasi selesai.

Program RTLH TMMD ke-130 pun menjadi wujud nyata semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending