KATADIA BARRU || Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menghadiri Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana Angkatan XXVI Tahun 2026 Program Studi Strata Satu Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Barru, di Gedung Islamic Center Kabupaten Barru, Rabu (21/10/2026).
Sebanyak 84 wisudawan dan wisudawati resmi menyelesaikan pendidikan sarjana dalam prosesi tersebut. Wisuda ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap kehidupan berikutnya sekaligus mengabdikan ilmu dan kompetensi yang dimiliki kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abustan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia berpesan agar gelar sarjana yang diraih tidak menjadi akhir perjalanan pendidikan, melainkan motivasi untuk terus belajar, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Menurut Abustan, para lulusan harus mampu menjaga fokus dalam meraih peluang dan tidak mudah terdistraksi oleh aktivitas yang kurang produktif, termasuk penggunaan media sosial secara berlebihan.
“Jangan berhenti di sini. Tingkatkan kualitas diri, terutama keterampilan. Saya juga meminta agar anak-anakku sekalian tetap membaca dan terus belajar,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa lulusan Pendidikan Agama Islam tidak harus membatasi cita-cita hanya menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau guru. Para sarjana diharapkan berani menjajaki berbagai peluang pekerjaan dan bidang usaha serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sesuai dengan kompetensi masing-masing.
Abustan juga mengingatkan pentingnya dukungan orang tua terhadap pengembangan karier anak, termasuk memberikan kesempatan untuk merantau apabila tersedia peluang kerja yang lebih baik.
Menurutnya, ilmu agama yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat menjadi landasan moral bagi para lulusan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan menjalankan tanggung jawab di tengah masyarakat.
Selain kompetensi akademik, Abustan menekankan pentingnya menghormati dan berbakti kepada orang tua. Ia mengajak para wisudawan untuk senantiasa mengingat perjuangan ayah dan ibu yang telah berkorban demi keberhasilan pendidikan mereka.
“Ketika pulang, jangan lupa meminta maaf kepada orang tua dan berbakti kepada mereka. Doa orang tua sangat penting dalam perjalanan hidup kita,” ungkapnya.
Ia juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjunjung tinggi kejujuran, menghindari perbuatan dosa, berbuat baik kepada sesama, serta menjalankan setiap pekerjaan dengan penuh tanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Abustan mengajak seluruh wisudawan untuk bangga menjadi bagian dari keluarga besar alumni STAI Al-Gazali Barru. Menurutnya, kualitas lulusan tidak semata-mata ditentukan oleh nama besar perguruan tinggi, tetapi juga oleh kemampuan, integritas, dan kontribusi nyata para alumninya.
Ia berharap para alumni tetap menjaga komunikasi dan memperkuat jaringan sesama lulusan agar dapat saling mendukung dalam membangun karier sekaligus meningkatkan reputasi almamater.
“Yang mengangkat harkat dan martabat STAI Al-Gazali adalah para alumninya sendiri. Karena itu, jaga komunikasi dan terus bangun hubungan baik di antara sesama alumni,” tegasnya.
Lebih lanjut, Abustan menyebut keberhasilan 84 wisudawan tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Barru, khususnya melalui peningkatan capaian pendidikan masyarakat.
Sementara itu, Ketua STAI Al-Gazali Barru, Dr. Muhaemin, S.Sy., M.Sos., dalam laporannya menyampaikan bahwa Wisuda Angkatan XXVI Tahun 2026 diikuti oleh 84 wisudawan dan wisudawati. Dengan bertambahnya lulusan tersebut, jumlah alumni STAI Al-Gazali Barru kini tercatat mencapai sekitar 1.390 orang.
Muhaemin menjelaskan, para alumni telah tersebar di berbagai lembaga dan instansi, terutama pada sektor pendidikan. Bahkan, lulusan STAI Al-Gazali telah mengisi posisi tenaga pendidik di berbagai sekolah di Kabupaten Barru.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti kontribusi STAI Al-Gazali Barru dalam melahirkan sumber daya manusia yang berdaya saing dan berperan dalam pembangunan daerah.
Pihak kampus, lanjut Muhaemin, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, peningkatan sarana dan prasarana, serta partisipasi dalam kegiatan akademik berskala nasional dan internasional.
Pada prosesi wisuda tersebut, pihak kampus juga mengumumkan para wisudawan terbaik. Predikat terbaik pertama diraih Dzuljalali dan Nurhikma dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,86. Terbaik kedua diraih Aniza Nur Fadillah dan Khaerunnisa’a dengan IPK 3,82, sedangkan terbaik ketiga diraih Hasana dengan IPK 3,81.
Melalui momentum wisuda ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap para lulusan STAI Al-Gazali dapat menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah, sekaligus membawa nama baik almamater di mana pun mereka mengabdikan diri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Koordinator Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua, AG. Prof. KH. Hamsah Harun, Lc., MA., Ph.D.; Ketua Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali, H. Abdul Rahi, BA.; Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali, H. Ma’mun Badaruddin; Ketua Senat, Drs. H. Mustafa Hamid, MA.; Ketua Pengadilan Negeri Barru, Ricco Imam Vimayzar, S.H., M.H.; Kepala Kejaksaan Negeri Barru; Kapolres Barru; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, Dr. H. Irman, S.Ag., M.Si.; Rektor ITBA Al-Gazali Barru, Prof. Dr. Kamaruddin Hasan, M.Pd., M.Pd.; Rektor Universitas Barru; Ketua Baznas Barru; Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Barru; para camat; orang tua wisudawan; serta undangan lainnya.(**)