Terhubung dengan kami

Kab Bone

Kunjungan Kerja Presiden Jokowi di Kabupaten Bone Disambut Langsung oleh Kapolres AKBP Doddy

Dipublikasikan

pada

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana disambut oleh Kapolres AKBP Doddy di Bandara Arung Palakka, Kabupaten Bone.

KATADIA BONE || Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama istri, Ibu Iriana Joko Widodo, dan tiga Menteri Kabinet Indonesia Maju tiba di Kabupaten Bone menggunakan Helikopter Super Puma pada hari Kamis, 4 Juli 2024, pukul 11.40 WITA.

Kedatangan mereka di Bandara Arung Palakka disambut oleh Penjabat Bupati Bone, Andi Islamuddin, Danrem141/Toddopuli Brigjen TNI Sugeng Hartono, S.E., M.M., serta Kapolres Bone AKBP Arief Doddy Suryawan, S.IK., M.Si.

Rombongan Presiden yang turut dalam kunjungan kerja ini terdiri dari Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Turut hadir pula Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Andi Rian R Djayadi bersama Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan.

Tujuan kunjungan Presiden Joko Widodo kali ini adalah untuk meninjau program bantuan pompa air di Lapuse, Desa Jaling, Kecamatan Awangpone. Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pasar Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, untuk menyalurkan bantuan tunai langsung dan bantuan modal kerja kepada para pedagang.

Untuk memastikan keamanan selama kunjungan, Polres Bone mengerahkan ratusan personel yang dipimpin oleh Plt. Wakapolres Kompol Antonius Tutleta, S.Pd. Kehadiran pengamanan ini berhasil memberikan rasa aman dan nyaman kepada Presiden serta masyarakat yang memadati lokasi acara.

Sepanjang perjalanan, masyarakat Kabupaten Bone sangat antusias menyambut Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana yang menggunakan kendaraan berbendera merah putih dengan plat nomor INDONESIA 1. Presiden menyapa masyarakat dengan hangat sepanjang perjalanan.

Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Kabupaten Bone berakhir sekitar pukul 14.30 WITA. Rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Sinjai menggunakan jalur darat, meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Kabupaten Bone.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending