KATADIA GOWA || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Gowa, konsisten dalam upaya pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui pendekatan spiritual. Setiap Jumat, Lapas menggelar kegiatan Jumat Ibadah yang diikuti oleh WBP muslim.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari program pembinaan rohani yang bertujuan membentuk karakter WBP yang lebih baik dan religius.
Jumat (23/5), kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Al-Kahfi bersama-sama, dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Amirullah Sibali. Dalam ceramahnya, Ustadz Amirullah menekankan pentingnya kesabaran dan keistiqomahan dalam menghadapi cobaan hidup, serta hikmah yang terkandung di balik setiap ujian.
Kegiatan Jumat Ibadah bukan hanya sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai wadah pembinaan mental dan moral. Setiap pekan, Lapas menghadirkan penceramah berbeda untuk memberikan perspektif baru dan semangat rohani yang segar.
Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, menjelaskan bahwa pembinaan rohani merupakan fondasi penting dalam perubahan perilaku WBP. “Kami ingin WBP dibina secara holistik, baik fisik (keterampilan dan kemandirian) maupun spiritual.
Pembinaan rohani yang konsisten diharapkan dapat membentuk pribadi yang lebih baik dan mencegah pengulangan kesalahan,” tegas Gunawan.
Jumat Ibadah di Lapas Narkotika Sungguminasa membuktikan komitmen lembaga tersebut tidak hanya dalam pengawasan, tetapi juga pembinaan spiritual WBP yang menyeluruh. Upaya ini diharapkan dapat berkontribusi pada proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial para WBP ke masyarakat.(**)