Terhubung dengan kami

POLITIK

Anggota DPRD Makassar Soroti Kondisi Lapangan Karebosi yang Terbengkalai

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Kondisi memprihatinkan Lapangan Karebosi Kota Makassar mendapat sorotan serius dari anggota DPRD Makassar, dr. Fahrizal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ia menilai lapangan yang selama ini menjadi ikon olahraga dan ruang terbuka hijau warga Makassar telah kehilangan fungsinya sebagai ruang publik yang ramah, terutama bagi para lansia.

“Dulu Karebosi adalah lapangan yang bagus, digunakan untuk jogging atau jalan santai, terutama oleh orang-orang tua. Sekarang lintasannya rusak dan tidak bisa dipakai lagi. Sayang sekali, lapangan ini malah terabaikan,” ujar Fahrizal usai menghadiri rapat pembahasan RPJMD 2025–2029 di DPRD Makassar, Rabu (11/6/2025).

Fahrizal mendorong agar Badan Anggaran (Banggar) DPRD Makassar menjadikan perbaikan Karebosi sebagai salah satu prioritas dalam perubahan anggaran mendatang. Ia menekankan bahwa perbaikan seharusnya difokuskan pada lintasan jogging agar dapat kembali digunakan secara aman dan nyaman oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Fahrizal mengungkapkan kekecewaannya terhadap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar yang sebelumnya terlibat dalam konflik antar dinas terkait proyek rehabilitasi Karebosi. Menurutnya, kegagalan proyek bermula dari proses tender yang tidak ketat sehingga menyebabkan pemenang proyek tidak mampu menyelesaikan pekerjaan.

“Kontrak kemarin bermasalah. Jaminan dari pemenang tender terlalu mudah diberikan, akhirnya mereka tidak sanggup melanjutkan pengerjaan karena sudah tidak punya biaya,” ungkapnya.

Akibatnya, perbaikan Lapangan Karebosi terhenti dan masyarakat pun tidak lagi dapat menikmati fasilitas olahraga di sana. Padahal, Karebosi dulunya dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas sosial dan kebugaran masyarakat, seperti jogging, senam lansia, hingga kegiatan komunitas.

Fahrizal mengingatkan agar ke depannya Dispora lebih berhati-hati dalam proses lelang, dengan memastikan adanya jaminan yang kredibel dan perencanaan yang matang.

“Kami beri peringatan agar proses lelang berikutnya diperbaiki. Jangan lagi asal jaminan bank tanpa kejelasan kemampuan realisasinya,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan pembenahan yang tepat, Lapangan Karebosi dapat kembali menjadi ruang publik yang representatif, nyaman, dan sehat bagi seluruh warga Kota Makassar.

(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending