KATADIA BARRU || Dalam suasana yang khidmat dan penuh nilai spiritual, Perguruan Pencak Silat Nur Ilham Lompo Tengah menyelenggarakan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah di Dusun Alakkange Allapporeng, Desa Lompo Tengah, Kecamatan Tanete Riaja, Rabu malam (26/6/2025).
Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si., bersama Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abusran Andi Bintang, M.Si., serta jajaran pejabat lainnya. Di antaranya Pj. Sekda Abubakar, S.Sos., M.Si., Ketua TP PKK Barru Andi Milawaty Abustan, S.Sos., MM., Kadis Pertanian Ir. Ahmad, M.M., Kadis PMD, PPKB, PPPA Jamaluddin, S.Sos., M.H., Camat Tanete Riaja Dr. Mukti Alimin, Camat Pujananting Abd. Rahman, S.Pd., M.Pd.S., serta Kepala Desa Lompo Tengah Arif Pabiseang. Turut hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga dari berbagai kalangan.
Dalam sambutannya, Ketua DPP Perguruan Pencak Silat Nur Ilham Barru, Ir. Abdul Samid Zainuddin Djikki, menegaskan pentingnya menjaga tradisi keagamaan ini sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.
Ia menyebutkan bahwa perguruan yang berdiri sejak 1996 tersebut konsisten dengan dua komitmen utama, yaitu penguatan ilmu dan pengembangan gerakan silat yang berkarakter.
“Tradisi seperti ini penting untuk dijaga. Selain melestarikan budaya, ini juga bagian dari pembinaan generasi muda agar tetap terikat dengan akar nilai-nilai kearifan lokal dan agama,” ujar Abdul Samid.
Sementara itu, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menjadikan 1 Muharram sebagai momentum hijrah, yakni berpindah ke arah kehidupan yang lebih baik dan penuh semangat kebersamaan.
“Momentum 1 Muharram ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, dan membangun semangat gotong royong untuk mewujudkan Barru yang lebih baik dan religius,” ucapnya.
Andi Ina menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya bersifat seremoni, tetapi juga menjadi sarana membumikan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, penguatan spiritual, dan karakter religius masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan hikmah 1 Muharram 1447 H yang dibawakan oleh Al Ustadz M. Arif, S.Ag., M.Ag., yang menyoroti pentingnya mendidik generasi muda melalui pendekatan Islam yang moderat, terbuka, dan membangun.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi kenaikan tingkat para pesilat dari berbagai jenjang dalam Perguruan Nur Ilham, dan ditutup dengan zikir serta doa bersama.
Pemerintah Kabupaten Barru menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari pembangunan spiritual masyarakat, sejalan dengan pembangunan fisik dan infrastruktur yang terus digalakkan di berbagai sektor.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus tumbuh dan berkembang. Karena dari sinilah muncul nilai-nilai pembentuk karakter dan semangat membangun Barru secara holistik—baik lahir maupun batin,” tutup Bupati.
Dengan penuh semangat hijrah, masyarakat Barru diharapkan terus memperkuat kolaborasi antara budaya, agama, dan pembangunan menuju daerah yang unggul secara spiritual dan sosial.