KATADIA MAKASSAR, || Pemerintah Kota Makassar menyambut hangat peserta Festival Sepeda Brompton Day Out 10 dalam Gala Dinner yang digelar di kawasan bersejarah Fort Rotterdam, Jalan Pasar Ikan, Sabtu malam (5/7). Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, mewakili Wali Kota Munafri Arifuddin dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Sekda Zulkifly menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Gala Dinner bukan tanpa alasan. Pihaknya ingin memperkenalkan sejarah panjang dan kebudayaan Kota Makassar kepada para peserta dari dalam maupun luar negeri.
“Ini lokasi merupakan pusat sejarah Kota Makassar. Benteng Rotterdam ini awal mula daerah ini. Selain itu, kawasan ini pernah menjadi tempat penahanan pahlawan nasional Sultan Diponegoro,” ujar Zulkifly.
Sebagai Ketua Panitia Festival Sepeda Brompton Day Out 10, Zulkifly menambahkan bahwa Fort Rotterdam juga menjadi cikal bakal pusat pemerintahan Kota Makassar. Di sekitar kawasan tersebut berdiri bangunan penting seperti Museum Kota Makassar, Kantor Balai Kota, dan Lapangan Karebosi.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Kota Makassar tumbuh menjadi kota metropolitan yang modern, namun tetap menjaga karakter dan warisan budaya,” ungkapnya.
Zulkifly juga menyoroti pesatnya pertumbuhan ekonomi Kota Makassar. Ia menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah ini telah melampaui rata-rata nasional dengan capaian lebih dari 5 persen. Iklim investasi juga dinilai sangat kondusif, tercermin dari nilai investasi yang mencapai Rp5,5 triliun pada tahun 2024.
“Sektor tertinggi ada di perumahan dan industri. Makassar adalah kota bisnis dan niaga. Jadi jangan ragu berinvestasi di sini,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada ekonomi, Makassar juga aktif menggelar event olahraga. Setelah sukses dengan Makassar Half Marathon (MHM), pada Agustus mendatang direncanakan kembali lomba komunitas sepeda. “Semua ini kami dukung, dengan harapan para peserta bisa memberi kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Sebelum menutup sambutan, Zulkifly mengajak seluruh peserta untuk mengeksplorasi Kota Makassar lebih jauh. “Masih ada sehari, ayo peserta nikmati dan eksplorasi Kota Makassar,” ujarnya.
Sementara itu, Steering Committee Brompton Day Out 10, Andi Hudli Huduri, menyebutkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kota di Indonesia seperti Surabaya, Kendari, dan Bandung. Bahkan, ada peserta dari Malaysia dan Singapura yang turut meramaikan agenda ini.
“Kegiatan berlangsung pada 4 hingga 6 Juli 2025 di Kawasan Fort Rotterdam, dengan rangkaian acara seperti Cycling Fest, Cycling Market, Culinary Bazar, Entertainment, City Tour, Fun Games hingga Grand Prize,” terang Hudli.
Festival ini diharapkan tak hanya memperkuat jejaring komunitas sepeda, tetapi juga menjadi momentum promosi pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Makassar.(**)