KATADIA GOWA || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Rudi Fernando Sianturi, dalam rangka kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi Pegawai, Selasa (8/7).
Kunjungan ini diikuti seluruh jajaran pegawai Lapas Narkotika Sungguminasa yang turut hadir dan menyimak pengarahan langsung dari Kakanwil. Dalam sambutannya, Rudi Sianturi menyampaikan sejumlah pesan penting mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan, termasuk penekanan terhadap implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan akselerasi reformasi birokrasi yang menjadi agenda prioritas Kementerian Hukum dan HAM.
“Pemasyarakatan bukan sekadar rutinitas, tapi perwujudan dari nilai-nilai pelayanan publik yang manusiawi dan bermartabat. Setiap pegawai harus mampu menjalankan tugas dengan loyalitas tinggi serta menjunjung integritas. Jangan sampai ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Kita bekerja di lingkungan yang harus bersih dari narkoba,” tegas Kakanwil di hadapan para pegawai.
Ia juga mengingatkan bahwa tugas pemasyarakatan mencakup tiga aspek penting: pembinaan, pengamanan, dan pelayanan. Ketiga hal tersebut harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Rudi juga mendorong agar semangat kolaborasi terus ditingkatkan dalam menghadirkan Lapas yang profesional dan berdaya guna.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Gunawan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pengarahan yang diberikan oleh Kakanwil. Ia menyebut kegiatan ini sebagai bentuk nyata perhatian pimpinan wilayah terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.
“Penguatan seperti ini menjadi momen penting untuk menyegarkan kembali semangat kerja kami. Kami siap menjalankan amanah dan terus menjaga marwah institusi, terutama dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas,” ujar Gunawan.
Ia menambahkan bahwa komitmen untuk terus membenahi tata kelola lembaga pemasyarakatan akan dijalankan secara konsisten dengan mengedepankan integritas dan pelayanan yang berorientasi pada pemulihan dan pembinaan warga binaan.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan dialog terbuka antara Kakanwil Rudi Sianturi dan seluruh pegawai. Berbagai pertanyaan, saran, dan masukan disampaikan dengan antusias oleh peserta, mencerminkan semangat bersama untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja lembaga.
Kakanwil pun mengapresiasi semangat para pegawai dan menegaskan kembali bahwa keberhasilan pemasyarakatan bukan hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada manusia yang menggerakkannya.