KATADIA MAKASSAR || Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Universitas Terbuka (UT) Makassar yang telah berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di era digital.
Apresiasi tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Wisuda Daerah Universitas Terbuka Makassar yang berlangsung di Convention Hall Universitas Terbuka, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Makassar, Minggu (12/10/2025).
Dalam sambutannya, Munafri menilai bahwa Universitas Terbuka telah menjadi salah satu alternatif pendidikan tinggi berbasis keterbukaan dan fleksibilitas yang mampu menjawab tantangan zaman.
“Kota Makassar memiliki banyak universitas, tetapi Universitas Terbuka terus mendapatkan perhatian dari masyarakat. Terbukti hampir 50 persen mahasiswanya berasal dari Kota Makassar,” ujar Munafri.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap Universitas Terbuka menunjukkan kepercayaan terhadap model pembelajaran terbuka yang fleksibel dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
“Lulusan yang ikut wisuda hari ini bukan hanya kebanggaan pribadi bagi para orang tua dan keluarga, tetapi juga diharapkan mampu menjadi solusi terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan di Kota Makassar,” tambahnya.
Munafri berharap, lulusan Universitas Terbuka mampu mengisi ruang-ruang kosong di berbagai sektor, baik di dunia kerja maupun dunia wirausaha.
“Dengan jumlah penduduk mencapai 1,4 juta jiwa, Kota Makassar memiliki banyak tantangan sekaligus peluang besar bagi generasi muda yang terdidik dan siap berdaya saing,” ucapnya.
Lebih lanjut, Munafri menjelaskan bahwa posisi strategis Kota Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur membuka peluang luas bagi masyarakat untuk berkembang.
“Makassar menjadi magnet bagi perusahaan dan tenaga kerja karena hampir seluruh perusahaan besar, baik nasional maupun asing, memiliki kantor cabang di kota ini,” jelasnya.
Untuk menjembatani lulusan universitas dengan dunia kerja, Pemkot Makassar menghadirkan Makassar Kreatif Hub (MCH), salah satu dari tujuh program unggulan (flagship) Pemerintah Kota Makassar.
“Melalui Makassar Kreatif Hub, kami berupaya mempertemukan para lulusan dengan pemodal, pelaku usaha, dan pemberi kerja. Program ini kami bangun untuk merespons kebutuhan nyata para wisudawan hari ini,” kata Munafri.
Bagi yang ingin menjadi pengusaha, MCH menyediakan pelatihan keterampilan, pendampingan akses ke dunia perbankan, serta peluang kolaborasi dengan investor. Sedangkan bagi yang ingin bekerja, pemerintah memfasilitasi pertemuan langsung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja terampil.
“Beberapa perusahaan, terutama di bidang IT, sudah bekerja sama dengan kami. Mereka membutuhkan tenaga ahli seperti coder, programmer, dan web designer. Bahkan, beberapa hasil karya dari Kreatif Hub sudah mendapat perhatian hingga ke Jepang,” ungkapnya.
Saat ini, program Makassar Kreatif Hub telah dikembangkan di 15 kecamatan di seluruh Kota Makassar. Seluruh fasilitasnya dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.
Selain itu, Pemkot Makassar juga menjalin kerja sama dengan Balai Besar Vokasi untuk memperluas akses pelatihan bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kemampuan teknis di berbagai bidang.
“Tujuan kami satu, memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Makassar untuk maju,” tegas Munafri.
Menutup sambutannya, Munafri berpesan kepada seluruh wisudawan agar terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Jangan cepat berpuas diri dengan apa yang sudah diraih hari ini. Dunia terus berubah, dan kita harus siap beradaptasi. Teruslah belajar agar dapat menjadi manusia unggul, harapan bangsa, serta bagian dari generasi emas Indonesia 2045,” tuturnya.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan pihak Universitas Terbuka Makassar. Semoga momentum ini menjadi kebanggaan bagi Anda semua,” pungkasnya.