KATADIA MAKASSAR || Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak di Kota Makassar, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si, mengikuti kegiatan sosialisasi pembentukan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui program Kemendukbangga, Jumat (tanggal menyesuaikan).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kota Makassar, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan organisasi masyarakat dan lembaga pemerhati anak di Kota Makassar.
Dalam sosialisasi tersebut, dijelaskan bahwa Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) merupakan salah satu program nasional yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan ramah anak, memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan positif, serta memastikan setiap anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal, aman, dan penuh kasih sayang.
Kepala DPPKB Kota Makassar, A. Irwan Bangsawan, menyampaikan bahwa program ini sangat sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar dalam membangun keluarga tangguh dan berkualitas.
“Melalui TAMASYA, kita ingin menghadirkan ruang yang aman dan positif bagi anak-anak untuk belajar, bermain, dan tumbuh dengan dukungan keluarga serta lingkungan yang peduli. Ini juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan keluarga di Kota Makassar,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan program ini, terutama kolaborasi antara DPPKB, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, serta unsur masyarakat seperti kader PKK, penyuluh KB, dan tokoh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, DPPKB Makassar berharap agar pembentukan TAMASYA di setiap kecamatan dan kelurahan dapat segera direalisasikan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap perlindungan dan kesejahteraan anak di Kota Makassar.