Terhubung dengan kami

Kab Bone

TKA Resmi Gantikan Ujian Nasional, UPT SMAN 13 Bone Gunakan 4 Ruang Chat

Dipublikasikan

pada

KATADIA BONE || Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menetapkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) sebagai alat ukur evaluasi capaian akademik siswa, menggantikan Ujian Nasional (UN) yang telah dihapus.

TKA dirancang untuk menjamin penilaian akademik siswa secara objektif, terstandar, dan inklusif.

TKA serentak dimulai hari Senin 3 November ini sampai 6 November 2025 seperti yang dilaksanakan UPT.SMAN 13 Bone dengan sistem Chat gunakan komputer dengan menggunakan 4 Ruang 2 Laboratorium dan 2 Ruang Kelas.

Kepala UPT SMAN 13 Bone, Drs.Hamzah, M.M menjelaskan jika 1 ruang diisi 20 siswa sehingga per hari dilakukan 3 sesi karena Pengawas yang juga Guru adalah Sekolah UPT SMAN luar dari Sekolah bukan Guru SMAN 13 Bone tetapi di Roling ada dari SMAN 1 Bone, SMAN 12 dan dua lainnya, sementara dari Guru SMAN 13 Bone ke Sekolah lainnya.

TKA sebelumnya telah dilakukan sosialisasi dan simulasi September dan awal Oktober diterapkan untuk siswa kelas 12 SMA/MA serta siswa kelas akhir SMK/MAK.

Sementara untuk jenjang SD dan SMP, pelaksanaan dijadwalkan pada 2026.

Aturan pelaksanaan TKA telah tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 yang diundangkan pada 3 Juni 2025.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Toni Toharudin, yang dikutip dilaman Disdakmen menyebut TKA sebagai bentuk komitmen pemerintah menjamin hak siswa dalam penilaian capaian akademik yang adil dan berkualitas.

Lanjut Hamzah menuturkan TKA akan diikuti siswa dari berbagai jalur pendidikan, termasuk program Paket A, B, dan C.

Peserta akan menerima hasil berupa nilai dan kategori capaian secara nasional, serta sertifikat hasil TKA bagi murid dari jalur formal dan nonformal yang nantinya jadi acuan atau asesmen untuk bisa Perguruan Tinggi menilai siswa mana yang bisa dinyatakan Bebas tes SPMB.

Ada 240 siswa mencoba mengasa kemampuan sistem Chat dimana hari pertama ada 5 siswa terlambat namun Pengawas memberikan kebijakan tetap ikut namun ada pula belum waktunya sesi dua sudah datang dan siswa tidak repot karena MBG tetap ada walau kelas X dan XI diliburkan.(Andis)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending