KATADIA BULUKUMBA || Tongkat estafet kepemimpinan di Kantor Urusan Agama (KUA) kembali berpindah tangan. H. Muhammad Ansar Mahdy, S.Ag., MA resmi dilantik sebagai Kepala KUA Kecamatan Bontobahari, menggantikan amanah sebelumnya sebagai Kepala KUA Kecamatan Ujung Bulu.
Serah terima jabatan ini berlangsung pada Kamis, 27 November 2025, dan menjadi momentum penting dalam perjalanan karier pengabdian di lingkungan Kementerian Agama.
Pengangkatan H. Muhammad Ansar Mahdy sebagai Kepala KUA Bontobahari disambut hangat oleh berbagai pihak, termasuk tokoh agama, aparatur pemerintahan, serta jajaran Kementerian Agama yang menilai sosoknya sebagai figur yang memiliki integritas, dedikasi, dan pemahaman mendalam terhadap pelayanan keagamaan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ansar Mahdy menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Ia menegaskan bahwa tugas seorang Kepala KUA bukan hanya terkait administrasi pernikahan atau pelayanan pencatatan nikah, tetapi juga pembinaan umat, penguatan moderasi beragama, dan peningkatan kualitas layanan publik berbasis elektronik.
“Jabatan ini adalah amanah yang harus dijaga. Insyaallah, dengan dukungan semua pihak, kami akan melanjutkan program yang telah berjalan dan menghadirkan inovasi pelayanan keagamaan yang lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Perpindahan tugas ini juga diapresiasi oleh berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Islam (LPEKIN-BPKPHI), serta Komunikasi Remaja Masjid Indonesia yang turut memberikan ucapan selamat dan harapan agar amanah yang diemban dapat memberikan manfaat luas, terlebih di wilayah Bontobahari yang dikenal memiliki dinamika keagamaan dan sosial budaya yang kuat.
Dengan pengalaman sebelumnya memimpin KUA Ujung Bulu, Ansar Mahdy dinilai memiliki kapasitas mumpuni dalam memperkuat pelayanan umat dan sinergi antarinstansi.
Kehadirannya di Bontobahari diharapkan mampu membawa peningkatan kualitas layanan keagamaan sekaligus memperkuat peran KUA sebagai garda terdepan dalam pembinaan masyarakat.
“Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan sehat selalu, kebaikan selalu berpihak,” demikian doa dan harapan yang menyertai pelantikan dan penugasan barunya.
Pelayanan publik yang humanis, moderat, dan adaptif terhadap perkembangan zaman menjadi misi yang terus ditekankan Kementerian Agama.
Dengan pengangkatan ini, Pemerintah berharap hadirnya Kepala KUA baru dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan layanan keagamaan serta memperkuat keharmonisan masyarakat di Kecamatan Bontobahari.(**)