KATADIA BARRU || Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., menerima kunjungan audiensi Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barru di Rumah Jabatan Bupati, Rabu siang (25/2/2026). Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barru dan Rutan Kelas IIB Barru dalam mendukung program ketahanan pangan serta pengembangan kemandirian warga binaan.
Kepala Rutan Barru, Hardiman, S.H., M.Si., memaparkan sejumlah program yang tengah dijalankan, termasuk rencana pemanfaatan lahan untuk kegiatan ketahanan pangan berupa budidaya sayur, jagung, hingga peternakan ayam. Ia berharap dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan lokasi yang dapat dioptimalkan bersama sebagai bentuk sinergi lintas lembaga.
Selain itu, Hardiman juga melaporkan program kemandirian warga binaan melalui produksi paving block berbahan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) hasil kerja sama dengan PLTU. Program ini dinilai efisien karena memanfaatkan material yang tersedia tanpa penggunaan pasir, sekaligus menjadi implementasi program kementerian dalam pemberdayaan warga binaan. Saat ini, produksi paving block tersebut telah berjalan dengan melibatkan warga binaan yang memiliki keterampilan teknis.
Menanggapi hal itu, Bupati Andi Ina menyambut positif berbagai inisiatif yang dijalankan Rutan Barru. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru untuk membuka ruang kolaborasi yang konstruktif dan berkelanjutan.
Menurutnya, sinergi antar lembaga pemerintah sangat penting dalam mendorong pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan produktif.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan capaian Kabupaten Barru dalam mendukung swasembada pangan melalui program Luas Tambah Tanam (LTT) yang memungkinkan hingga tiga kali masa tanam dalam setahun. Ia menilai program ketahanan pangan yang direncanakan Rutan Barru sejalan dengan arah kebijakan tersebut.
Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait arah kebijakan pemerintahan serta dukungan terhadap berbagai program prioritas Presiden Republik Indonesia yang dapat diakselerasi melalui peran aktif pemerintah daerah dan unit pelaksana teknis di wilayah. Turut dibahas peluang pengembangan keterampilan warga binaan, termasuk wacana produksi genteng sebagai bagian dari dukungan terhadap peningkatan kualitas hunian masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa seluruh usulan kerja sama, termasuk pemanfaatan lahan dan penguatan program pemberdayaan, akan dikaji sesuai peruntukan serta regulasi yang berlaku. Ia juga menyampaikan rencana untuk melakukan kunjungan langsung ke Rutan Barru usai Idulfitri guna melihat secara dekat pelaksanaan program pembinaan dan potensi dukungan lanjutan dari pemerintah daerah.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup yang mendampingi Bupati Barru. Sementara dari pihak Rutan Barru hadir Kasubseksi Pengelolaan, Kasubseksi Pelayanan Tahanan, serta Kasat Pam Rutan.