Terhubung dengan kami

Pendidikan

Buka Puasa Bersama SD Muhammadiyah Perumnas, Tanamkan Karakter Saleh dan Kepedulian Sosial

Dipublikasikan

pada

SD Muhammadiyah Perumnas menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan mengangkat tema “Mari Menjadi Pribadi Shaleh/Shalehah yang Berbakti dan Peduli Sosial”. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan sekolah setempat pada Selasa (3/3).

KATADIA MAKASSAR || SD Muhammadiyah Perumnas menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan tema “Mari Menjadi Pribadi Shaleh/Shalehah yang Berbakti dan Peduli Sosial” pada Selasa (3/3) di lingkungan sekolah setempat.

Acara diikuti oleh siswa dan guru sekolah, serta bekerja sama dengan mahasiswa PLP 2 dari Universitas Muhammadiyah Makassar dan mahasiswa Program Kampus Mengajar Berdampak FIKK Universitas Negeri Makassar.

Kepala SD Muhammadiyah Perumnas, Subaedah, S.Pd, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, buka puasa tahun ini mengangkat tema yang sangat baik, sekaligus menjadi ajang kolaborasi dengan mahasiswa PLP 2 Unismuh dan mahasiswa Kampus Mengajar Berdampak FIKK UNM,” ujarnya.

SD Muhammadiyah Perumnas menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan mengangkat tema “Mari Menjadi Pribadi Shaleh/Shalehah yang Berbakti dan Peduli Sosial”.

Guru SD Muhammadiyah Perumnas, dan Kepala SDN Muhammadiyah Makassar Subaedah, S.Pd 

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebagai momen berbagi kebersamaan, tetapi juga sarana pembinaan karakter agar siswa tumbuh menjadi pribadi saleh dengan kepedulian sosial terhadap sesama.

Dalam arahannya, Subaedah menegaskan makna ibadah puasa Ramadan sebagai sarana memperkuat keimanan kepada Allah SWT.

Ia menjelaskan, puasa mengajarkan untuk menahan lapar, haus, dan hawa nafsu dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dan jika dijalankan dengan penuh keimanan akan menjadi sebab diampuninya dosa-dosa yang lalu.

“Puasa Ramadan adalah waktu kita mempertebal keimanan kepada Allah SWT. Dengan iman dan kesungguhan, insyaallah dosa-dosa yang lalu akan diampuni,” pesannya kepada para siswa.

Kegiatan berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi bagian dari pendidikan nilai-nilai religius dan sosial di sekolah.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending