KATADIA TAKALAR || Pemerintah Kabupaten Takalar kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi dengan meraih apresiasi sebagai kabupaten/kota berprestasi berdasarkan indikator makro dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Takalar, Daeng Manye, dalam dua kategori, yakni Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) dan Tingkat Ketimpangan Pengeluaran (Gini Ratio).
Apresiasi diserahkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dalam kegiatan silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (30/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Takalar juga menerima dana apresiasi sebesar Rp150 juta atas capaian dari dua kategori yang diraih.
Bupati Takalar, Daeng Manye, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak.
“Ini merupakan suatu kesyukuran bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar atas apresiasi yang diperoleh hari ini. Tentu capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh stakeholder dan dukungan berbagai pihak sehingga kita mampu mencapai indikator makro, khususnya pada kategori Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi tersebut melalui peningkatan kualitas layanan publik dan pembangunan daerah.
Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga milik seluruh masyarakat Kabupaten Takalar yang telah berkontribusi aktif dalam pembangunan.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut mengapresiasi seluruh daerah yang berhasil menunjukkan kinerja positif berdasarkan indikator makro.
“Capaian ini bukan hanya milik pemerintah daerah, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat Sulawesi Selatan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, gubernur juga memaparkan sejumlah program strategis yang tengah dijalankan di Sulawesi Selatan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah.