Terhubung dengan kami

HUKRIM

Brutal! Warga Makassar Diserang Geng Motor, Kepala Tertancap Busur

Dipublikasikan

pada

Unit Reskrim Polsek Panakkukang mendatangi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di RS Primaya Makassar,

KATADIA MAKASSAR || Unit Reskrim Polsek Panakkukang mendatangi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di RS Primaya Makassar, Selasa (7/4/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Agus Salim (30), seorang buruh harian yang berdomisili di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Ia mengalami luka serius akibat serangan yang diduga dilakukan oleh sekelompok remaja yang tergabung dalam geng motor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula pada Senin (6/4/2026) sekitar pukul 22.00 Wita, saat korban meminta bantuan rekannya untuk diantar ke tempat kerjanya di Jalan Urip Sumoharjo, tepatnya di depan sebuah bengkel pres ban.

Namun, setibanya di lokasi, korban tiba-tiba diserang oleh sekelompok pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 sepeda motor dengan masing-masing berboncengan. Para pelaku disebut membawa senjata tajam berupa busur dan pisau.

Serangan mendadak tersebut membuat korban dan rekannya panik hingga terjatuh dari sepeda motor. Dalam kondisi tersebut, korban berusaha melarikan diri ke area pekarangan Antama, namun tetap dikejar oleh para pelaku.

Saat terjatuh di dalam pekarangan, korban kemudian dianiaya menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka serius, yakni satu anak panah busur yang tertancap di bagian kepala serta luka tusukan di bagian belakang atas pinggang sebelah kanan.

Dalam keterangannya kepada pihak kepolisian, korban mengaku sempat mengenali salah satu terduga pelaku berinisial Topan, yang disebut berdomisili di sekitar Jalan Urip Sumoharjo. Pelaku juga disebut menggunakan sepeda motor jenis trail Yamaha WR 150 berwarna biru.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas lengkap para pelaku serta motif di balik aksi penganiayaan tersebut.

Kasus ini menambah daftar aksi kekerasan yang diduga melibatkan geng motor di Kota Makassar, dan menjadi perhatian aparat kepolisian untuk meningkatkan patroli serta pengamanan di wilayah rawan.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending