Pendidikan
Hari Ketiga Bimtek Forum Adiwiyata di Sekolah Islam Athira Baruga, Peserta Didorong Perkuat Keberlanjutan Program
Dipublikasikan
2 bulan lalupada
Oleh
anjasabdullah

KATADIA MAKASSAR || Hari ketiga atau tahap III kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan softfile dan penggunaan aplikasi SIDIA yang digelar Forum Adiwiyata Sekolah berlangsung di Aula Sekolah IslamAthira Baruga, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan ini diikuti kepala sekolah, guru, operator sekolah ( Admin), serta tim Adiwiyata dari berbagai satuan pendidikan di Kota Makassar.
Pada kegiatan tersebut, materi dibawakan Ketua Forum Adiwiyata Sekolah Kota Makassar yang juga Kepala SDN Rappocini, Juli Astuti, S.Pd., M.Pd.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya keberlanjutan Program Adiwiyata di setiap sekolah.
Menurutnya, penghargaan Adiwiyata bukan hanya sekadar mengejar sertifikat, tetapi bagaimana sekolah mampu membangun budaya peduli lingkungan yang terus berjalan secara konsisten.

“Jangan hanya memburu sertifikat. Setelah mendapat penghargaan, program harus tetap dilanjutkan. Kepala sekolah boleh berganti, tetapi guru dan siswa tetap ada, sehingga kegiatan lingkungan harus terus berjalan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sekolah yang telah memperoleh penghargaan Adiwiyata perlu terus menyiapkan dokumen pendukung melalui softfile untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya, baik tingkat provinsi, nasional, maupun mandiri.
Selain itu, peserta diminta aktif mempublikasikan seluruh kegiatan lingkungan melalui media sosial resmi sekolah seperti Facebook, Instagram, YouTube, dan media publikasi lainnya. Dokumentasi tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian Adiwiyata.
“Setiap kegiatan positif sekolah bisa dipublikasikan, seperti upacara, Sabtu Bersih, olahraga, penghijauan, dan kegiatan lainnya. Karena itu sekolah perlu menunjuk admin khusus untuk mengelola media sosial sekolah,” jelasnya.
Dalam sesi materi, Juli Astuti juga menegaskan bahwa salah satu komponen utama Program Adiwiyata adalah pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan yang menjadi tanggung jawab kepala sekolah, guru, dan tim pengembang kurikulum sekolah.
Juli juga menyarankan kepada kepala sekolah agar memperhatikan beberapa komponen.. pelaksanaan Kurikulum berbasis lingkungan, kebijakan berwawasan lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan
Melalui Bimtek ini, Forum Adiwiyata Sekolah berharap seluruh peserta semakin siap menghadapi proses verifikasi dan penilaian Adiwiyata, sekaligus mampu mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan di Kota Makassar.


TP PKK Makassar Perkuat Peran Kader dalam Edukasi Pencegahan Penyakit Menular

Appi: Korupsi Dana BOS Rampas Hak Masyarakat

Polda Sulsel Ungkap 225 Kasus Curat Selama Semester I 2026

Trending
Makassar5 hari lalu35 Pelaku UMKM Wisata Kuliner Danau Tanjung Bunga Selatan Berharap Solusi, Bukan Pembongkaran
Pendidikan3 minggu laluAchi Soleman Serahkan Reward untuk Sekolah dengan Progres Adiwiyata Terbaik
Internasional3 minggu laluJamaah Haji Barru Melangitkan Doa dari Mekkah untuk Masyarakat dan Daerah






