Terhubung dengan kami

Kab.Gowa

Lapas Narkotika Sungguminasa Jadi Destinasi Studi Lapangan Mahasiswa Unibos

Dipublikasikan

pada

KATADIA GOWA || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa kembali menunjukkan perannya sebagai pusat edukasi dengan menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami sistem pemasyarakatan di Indonesia.

Sebanyak 35 mahasiswa hadir dalam kunjungan tersebut dan disambut langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, bersama jajaran pejabat struktural.

Dalam kesempatan itu, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya terkait pembinaan warga binaan di Lapas Narkotika Sungguminasa.

Materi disampaikan oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik), Arief Wicaksono. Ia menjelaskan secara rinci proses pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), mulai dari tahap awal hingga proses reintegrasi sosial.

Selain itu, perawat senior Andi Mappaewa turut memberikan perspektif dari sisi kesehatan, termasuk pentingnya pelayanan medis dalam mendukung proses rehabilitasi WBP.

Tak hanya menerima materi, para mahasiswa juga terlibat dalam diskusi interaktif dengan jajaran Lapas. Dialog ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menggali informasi langsung terkait dinamika dan tantangan dalam pembinaan narapidana, khususnya kasus narkotika.

Dalam sambutannya, Kalapas Gunawan mengapresiasi kunjungan tersebut dan menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi positif antara dunia akademisi dan praktisi.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan mahasiswa yang menjadikan Lapas Narkotika Sungguminasa sebagai tempat menimba ilmu.

Kegiatan ini membuka ruang diskusi dan pertukaran gagasan, serta memberikan pemahaman bahwa pemasyarakatan tidak hanya tentang pembinaan, tetapi juga proses membentuk kembali individu agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Gunawan menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka bagi mahasiswa, peneliti, maupun masyarakat umum yang ingin mempelajari lebih dalam sistem pemasyarakatan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman mereka di bidang hukum, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan dunia pendidikan dalam menciptakan sistem pembinaan yang lebih komprehensif.(**)

 

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending