KATADIA GOWA || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui sektor pertanian. Terbaru, sebanyak 100 karung pupuk disiapkan untuk mendukung pengembangan lahan perkebunan di lingkungan lapas, Selasa (29/4/2026).
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya optimalisasi lahan agar lebih produktif dan mampu menghasilkan panen yang maksimal. Kegiatan diawali dengan pengolahan lahan, kemudian dilanjutkan proses pemupukan pada area yang akan ditanami.
Seluruh tahapan kegiatan dipantau langsung Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), Ardi Mahardika, guna memastikan proses berjalan sesuai prosedur pembinaan yang telah ditetapkan.
Para WBP yang terlibat terlihat antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari persiapan lahan hingga pemupukan. Selain meningkatkan hasil pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembekalan keterampilan bagi warga binaan di bidang pertanian.
Kepala Lapas Narkotika Sungguminasa, Gunawan, mengatakan dukungan pupuk yang memadai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hasil perkebunan di dalam lapas.
“Dengan adanya dukungan pupuk yang memadai, kami optimistis hasil perkebunan akan semakin meningkat. Ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam memberikan pembinaan berkelanjutan bagi WBP, sehingga mereka memiliki keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program pembinaan kemandirian akan terus dikembangkan sebagai bentuk implementasi sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga pemberdayaan warga binaan.
Melalui program ini, Lapas Narkotika Sungguminasa berharap mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang produktif serta mendorong WBP menjadi pribadi mandiri dan siap berkontribusi positif setelah bebas nanti.