Terhubung dengan kami

Kab Bantaeng

Jalan Rusak di Desa Pa’bumbungang Bantaeng Dikeluhkan Warga, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

Dipublikasikan

pada

KATADIA BANTAENG || Kondisi ruas jalan di sejumlah titik wilayah Desa Pa’bumbungang, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, kian memprihatinkan. Jalan penghubung antar kampung dan antar desa tersebut mengalami kerusakan parah sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan pengendara yang melintas.

Berdasarkan hasil pantauan media di lapangan, kerusakan terlihat hampir di sepanjang jalur Kampung Libboa, Sarrea hingga Bontojonga. Titik kerusakan terparah berada di jalur Sarrea–Bontojonga yang menjadi akses penghubung antara Desa Pa’bumbungang, Kecamatan Eremerasa dengan Desa Kayuloe, Kecamatan Bantaeng.

Kondisi badan jalan yang berlubang, berlumpur, dan tidak lagi menyerupai jalan layak dilalui membuat masyarakat kesulitan saat berkendara, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga mengaku kerusakan jalan tersebut kerap memicu kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

“Sering ada yang jatuh, terutama pengendara motor karena kondisi jalannya rusak parah. Kami berharap pemerintah kabupaten segera memberi perhatian dan melakukan perbaikan,” ujar sejumlah warga, Kamis (28/5/2026).

Masyarakat berharap pemerintah daerah, khususnya instansi terkait, tidak lagi menunda penanganan jalan tersebut karena akses itu merupakan jalur utama warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Desa Pa’bumbungang, Ardi Sri Nandar, S.H., mengatakan pihak pemerintah desa telah berulang kali mengawal usulan perbaikan jalan melalui berbagai tahapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

Menurutnya, usulan tersebut bahkan telah masuk dalam kategori prioritas pembangunan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan realisasi dari pemerintah daerah.

“Kami dari pemerintah desa sudah maksimal mengawal usulan masyarakat mulai dari Musrenbang desa, kecamatan sampai kabupaten. Bahkan sudah menjadi usulan prioritas, namun sampai hari ini belum ada kejelasan tindak lanjutnya,” kata Ardi.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bantaeng segera merealisasikan pembangunan dan perbaikan jalan demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending