Terhubung dengan kami

Kab Selayar

Rumah BUMN Selayar Bekali UMKM Kelola Stres, Dorong Mental Tangguh Hadapi Persaingan Usaha

Dipublikasikan

pada

KATADIA SELAYAR || Rumah BUMN Selayar kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan bertajuk “Jiwa Tenang, Cuan Jalan: Strategi Mengelola Stres Bagi UMKM” yang digelar di Co-Working Space Rumah BUMN Selayar, Jumat (17/7/2026).

Pelatihan ini diikuti oleh 16 mitra binaan Rumah BUMN Selayar dengan menghadirkan Praktisi Pengembangan Sumber Daya Manusia, Hardyanti Rafik, S.Psi., M.S.P., sebagai narasumber. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Rumah BUMN Selayar dalam meningkatkan kesehatan mental para pelaku UMKM agar mampu menghadapi tantangan bisnis secara lebih adaptif.

Di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif, pelaku UMKM tidak hanya dituntut mengelola operasional dan keuangan, tetapi juga menjaga kondisi psikologis agar tetap produktif serta mampu mengambil keputusan secara tepat. Karena itu, isu kesehatan mental dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan usaha.

Dalam pemaparannya, Hardyanti Rafik menjelaskan bahwa stres merupakan kondisi yang wajar dialami setiap pelaku usaha. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, stres dapat berdampak pada produktivitas, kualitas pengambilan keputusan, hingga hubungan dengan pelanggan maupun tim kerja.

“Menjadi pelaku usaha berarti siap menghadapi berbagai tantangan. Yang terpenting bukan bagaimana menghindari stres, tetapi bagaimana kita mampu mengenali, mengelola, dan mengubahnya menjadi energi positif untuk terus berkembang,” ujar Hardyanti.

Materi pelatihan mencakup pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi (work-life balance), mengenali penyebab stres dalam aktivitas usaha, serta teknik-teknik praktis mengelola stres yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta juga diajak memahami cara mengendalikan emosi, berpikir jernih di bawah tekanan, serta membangun pola pikir yang lebih adaptif dalam menghadapi perubahan dan tantangan bisnis.

Melalui sesi diskusi interaktif dan latihan sederhana, para peserta mengidentifikasi berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha, kemudian bersama-sama mencari solusi yang konstruktif.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM mengubah tekanan menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan mengembangkan usahanya.

Chief Rumah BUMN Selayar, Wahdani Sariwarsi, mengatakan bahwa pemberdayaan UMKM tidak hanya berfokus pada peningkatan omzet maupun kapasitas produksi, tetapi juga pada penguatan kualitas sumber daya manusia yang menjalankan usaha.

“UMKM yang tangguh lahir dari pelaku usaha yang sehat, baik secara fisik maupun mental. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali para mitra binaan agar mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan bisnis, sehingga dapat menjalankan usahanya secara lebih produktif dan berkelanjutan,” katanya.

Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian program pemberdayaan Rumah BUMN Selayar yang tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan kompetensi bisnis, tetapi juga penguatan karakter serta ketahanan mental pelaku usaha.

Melalui kegiatan tersebut, Rumah BUMN Selayar berharap para mitra binaan semakin percaya diri menghadapi berbagai tantangan usaha, menjaga semangat berwirausaha, serta terus menghadirkan inovasi yang mampu mendorong pertumbuhan UMKM di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending