Terhubung dengan kami

POLITIK

DPRD Makassar Sampaikan Hasil Reses, Air Bersih hingga Infrastruktur Jadi Aspirasi Utama Warga

Dipublikasikan

pada

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026
DPRD Makassar hasil reses 2026

KATADIA MAKASSAR || Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025–2026 di Ruang Sipakatau, Balai Kota Makassar, Senin (20/7/2026).

Dalam rapat tersebut, masing-masing juru bicara daerah pemilihan (dapil) menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun saat pelaksanaan reses pada 18–23 Mei 2026. Berbagai persoalan pelayanan dasar, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi menjadi perhatian utama yang diharapkan segera ditindaklanjuti Pemerintah Kota Makassar.

Juru Bicara Daerah Pemilihan Makassar I, Fasruddin Rusli, mengatakan persoalan pelayanan air bersih masih menjadi keluhan utama masyarakat di Kecamatan Makassar, Ujung Pandang, dan Rappocini.

Menurutnya, DPRD mendorong Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Air Minum untuk meningkatkan kualitas layanan air bersih dengan melakukan peremajaan jaringan pipa serta pembangunan jaringan baru agar masyarakat memperoleh akses air yang stabil, layak, dan merata.

Selain air bersih, DPRD Dapil I juga mengusulkan percepatan peningkatan kualitas infrastruktur jalan, pembangunan drainase guna mengurangi risiko banjir, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU), penambahan kamera pengawas (CCTV) di kawasan rawan, hingga pembenahan sistem pengelolaan persampahan.

Di sektor sosial dan ekonomi, DPRD mengusulkan peningkatan akurasi penyaluran bantuan sosial, penguatan program pemberdayaan UMKM melalui pelatihan dan bantuan modal, serta pembangunan berbagai fasilitas publik seperti posyandu, taman bermain, rumah baca, ruang terbuka hijau, hingga penyelesaian persoalan aset dan pertanahan.

Fasruddin menegaskan peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi prioritas agar setiap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Sementara itu, Juru Bicara Daerah Pemilihan Makassar II yang meliputi Kecamatan Wajo, Ujung Tanah, Bontoala, dan Tallo, Rahmat Taqwa Quraisy, juga menyampaikan sejumlah usulan strategis hasil reses yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Ia mengatakan DPRD mendorong Pemerintah Kota Makassar memperluas akses air bersih melalui peningkatan kapasitas produksi, optimalisasi distribusi, serta percepatan pembangunan jaringan perpipaan di wilayah yang masih mengalami keterbatasan layanan.

Selain itu, Dapil II mengusulkan peningkatan kualitas jalan lingkungan, rehabilitasi lorong, normalisasi drainase sebagai upaya pengendalian banjir, penambahan lampu penerangan jalan dan CCTV, penguatan sistem pengelolaan sampah, serta pemberdayaan UMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Rahmat juga mengusulkan program bantuan perlengkapan urban farming bagi kelompok PKK, komunitas, dan masyarakat di tingkat kelurahan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas warga.

Tidak hanya itu, DPRD Dapil II meminta percepatan pembangunan fasilitas sosial dan fasilitas umum, penyelesaian persoalan aset dan pertanahan, penataan pedagang di fasilitas umum secara humanis, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui laporan hasil reses tersebut, DPRD Kota Makassar berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Kota Makassar dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kota Makassar.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending