Terhubung dengan kami

Olahraga

IAS Kukuhkan Pengurus LLDC Makassar, Siap Cetak Atlet Domino Berprestasi

Dipublikasikan

pada

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, MM (IAS),

KATADIA MAKASSAR || Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Sulawesi Selatan, Dr. Ir. H. Ilham Arief Sirajuddin, MM (IAS), mengukuhkan dan melantik pengurus Gardu Lange-Lange Domino Club Makassar (LLDC) di Kafe Bambu Panakkukang, Sabtu (1/8/2026).

Pelantikan tersebut menandai lahirnya salah satu gardu domino di Kota Makassar yang berkomitmen menjadi wadah pembinaan sekaligus melahirkan atlet-atlet domino berprestasi untuk tingkat daerah hingga nasional.

LLDC dipimpin oleh Ibrahim Saleh sebagai ketua. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa gardu tersebut dibentuk sebagai ruang berkumpul bagi para pecinta olahraga domino dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan, serta pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Keberadaan Gardu LLDC adalah tempat bersatunya para pencinta olahraga domino yang kebetulan banyak diisi oleh para mantan pejabat. Kami mendirikan gardu ini sebagai wadah mempererat kebersamaan dan kekeluargaan melalui permainan domino. Kami juga berkomitmen melahirkan atlet-atlet domino yang profesional,” ujar Ibrahim Saleh.

Ia mengungkapkan, kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin di Pengprov PORDI Sulsel menjadi motivasi bagi para pengurus untuk mendirikan LLDC. Menurutnya, sosok IAS dikenal mampu merangkul berbagai kalangan sehingga mendorong tumbuhnya semangat membangun olahraga domino di Sulawesi Selatan.

“Kepemimpinan Pak IAS dalam memimpin PORDI memotivasi kami untuk mendirikan Gardu LLDC. Dari sinilah kami ingin mencetak atlet-atlet domino yang berprestasi,” katanya.

Sementara itu, Ilham Arief Sirajuddin mengapresiasi berdirinya Gardu LLDC sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga domino di Kota Makassar.

Menurut IAS, gardu merupakan fondasi utama dalam melahirkan atlet-atlet domino yang mampu bersaing di berbagai ajang kompetisi.

“Selamat atas pengukuhan Gardu LLDC. Gardu adalah tempat melahirkan atlet-atlet domino. Saya berharap LLDC menjadi salah satu gardu yang mampu mencetak atlet-atlet domino berprestasi dari Kota Makassar,” ujarnya.

IAS menegaskan bahwa olahraga domino bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi tanpa membedakan latar belakang sosial, profesi, maupun usia.

“Olahraga domino adalah olahraga yang mengasah kemampuan berpikir. Domino tidak memandang latar belakang, tetapi mengedepankan kebersamaan yang akan menciptakan kekeluargaan dan memperkuat silaturahmi,” tegasnya.

Lebih lanjut, IAS menyampaikan bahwa Pengprov PORDI Sulsel terus memfokuskan pembinaan atlet melalui gardu-gardu domino yang tersebar di berbagai daerah. Selain atlet umum, PORDI Sulsel juga mendorong lahirnya atlet-atlet muda dari kalangan pelajar, mahasiswa, hingga perempuan sebagai bagian dari regenerasi olahraga domino di Sulawesi Selatan.

“Gardu adalah tempat melahirkan atlet-atlet domino. Kami berharap LLDC menjadi salah satu gardu yang melahirkan atlet-atlet terbaik di Kota Makassar. Kami juga mendorong lahirnya atlet-atlet wanita, pelajar, dan mahasiswa yang akan menjadi pemain masa depan PORDI Sulsel,” pungkas IAS.

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending