KATADIA BARRU || Produktivitas pertanian di Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru, menunjukkan peningkatan. Hal itu disampaikan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari saat menghadiri Syukuran Pasca Panen Padi di Desa Gattareng, Senin (11/8/2026).
Syukuran pasca panen tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk mensyukuri hasil pertanian sekaligus memberikan apresiasi kepada para petani yang terus berupaya meningkatkan produktivitas.
Dalam sambutannya, Andi Ina menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang dapat dinikmati masyarakat dalam kondisi sehat. Ia juga mengapresiasi kerja keras petani Gattareng yang terus berinovasi dalam meningkatkan hasil pertanian.
“Hari ini adalah hari kebahagiaan dan kebanggaan bagi kita semua, khususnya para petani yang telah berjuang menanam, merawat hingga akhirnya menuai hasilnya,” ujar Andi Ina.
Menurutnya, sektor pertanian yang maju dan produktif menjadi salah satu penopang ketahanan pangan sekaligus perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan produktivitas serta kualitas hasil pertanian.
Berdasarkan data dinas terkait, produksi padi pada Musim Tanam (MT) I 2025/2026 di Desa Gattareng mengalami peningkatan. Produksi mencapai 14.000 karung atau sekitar 1,4 juta kilogram, meningkat dari 12.000 karung atau sekitar 1,2 juta kilogram pada MT I 2024/2025.
Dengan asumsi harga gabah Rp6.500 per kilogram, nilai produksi MT I 2025/2026 mencapai sekitar Rp9,1 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan musim tanam sebelumnya yang mencapai sekitar Rp7,8 miliar.
“Peningkatan ini merupakan bukti nyata kemajuan pertanian di Kabupaten Barru, khususnya di Desa Gattareng,” katanya.
Andi Ina juga memaparkan sejumlah dukungan pemerintah daerah untuk pengembangan sektor pertanian di Kecamatan Pujananting. Melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, pada 2026 dialokasikan program optimalisasi lahan bagi 13 kelompok tani.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan 10 unit pompa air sebagai langkah mengantisipasi dampak El Nino serta mengembangkan kawasan kopi seluas 50 hektare.
Meski demikian, pemerintah masih menghadapi sejumlah tantangan di sektor pertanian, mulai dari ketersediaan benih unggul, sistem irigasi, perubahan iklim hingga fluktuasi harga hasil pertanian.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, Andi Ina mengajak para petani terus meningkatkan pengetahuan, memanfaatkan teknologi digital dan menerapkan praktik pertanian yang ramah lingkungan.
“Jangan ragu terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman agar kita bisa bersaing di pasar lokal maupun nasional,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya solidaritas dan gotong royong antarpetani. Menurutnya, penguatan jaringan kemitraan antara pemerintah, petani dan pelaku usaha diperlukan agar hasil produksi petani memiliki nilai ekonomi yang layak serta didukung pasar yang berkelanjutan.
Di akhir sambutannya, Andi Ina menyampaikan apresiasi kepada para petani Gattareng atas ketekunan dan kerja keras mereka. Ia berharap hasil panen yang melimpah dapat menjadi berkah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga syukuran ini diberkahi Allah SWT dan memberi kemudahan dalam mewujudkan Kabupaten Barru yang lebih baik, maju, besar dan berkelanjutan,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Barru Andi Syarifuddin, Ketua PMI Barru Muh. Yulianto Badwi, staf ahli bupati, para asisten, pimpinan OPD, Camat Pujananting, Kapolsek Pujananting, Kepala Puskesmas, penyuluh pertanian, kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Ketua Pokja Bunda PAUD Barru Hj. Endang Susilawati, serta masyarakat Desa Gattareng.