Terhubung dengan kami

Kab.Gowa

Lapas Narkotika Sungguminasa Latih Warga Binaan Membuat Papan Ucapan dan Karangan Bunga

Dipublikasikan

pada

KATADIA MAKASSAR || Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Sungguminasa terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui pelatihan keterampilan yang memiliki nilai ekonomis.

Kali ini, melalui Seksi Kegiatan Kerja, Lapas Narkotika Sungguminasa menghadirkan inovasi pelatihan pembuatan papan ucapan dan karangan bunga sebagai bekal keterampilan bagi warga binaan.

Dalam pelatihan tersebut, warga binaan mendapatkan pembelajaran dan praktik secara langsung, mulai dari proses pembuatan papan ucapan, perakitan stand atau penyangga, hingga teknik menata dan merangkai bunga agar menghasilkan produk yang menarik serta memiliki nilai jual.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga memperkenalkan warga binaan pada proses produksi dan peluang usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri.

Dengan pendampingan dari petugas, warga binaan diharapkan mampu menguasai setiap tahapan pembuatan hingga nantinya dapat menghasilkan produk berkualitas.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa, Moh. Ilham Agung Setyawan, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan Seksi Kegiatan Kerja tersebut.

Menurutnya, program pembinaan kemandirian perlu terus dikembangkan melalui berbagai jenis keterampilan yang memiliki nilai ekonomi dan peluang usaha di tengah masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi baru ini. Kita ingin pembinaan di lapas tidak hanya berjalan secara rutin, tetapi juga terus berkembang dengan menghadirkan keterampilan-keterampilan baru yang memiliki peluang ekonomi. Pembuatan karangan bunga ini merupakan salah satu keterampilan yang bisa dipelajari dan dikembangkan menjadi peluang usaha,” ungkap Kalapas.

Ia juga berharap pelatihan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga warga binaan benar-benar memiliki kemampuan dan keahlian di bidang pembuatan papan ucapan maupun karangan bunga.

“Harapan saya, warga binaan bisa mengikuti pelatihan ini dengan serius, mulai dari memahami proses pembuatan hingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas. Ke depan, keterampilan ini bisa menjadi bekal bagi mereka ketika kembali ke masyarakat, bahkan membuka peluang usaha sendiri,” tambahnya.

Melalui program tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa berupaya menghadirkan pembinaan yang produktif, kreatif, dan berorientasi pada kemandirian.

Keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan diharapkan dapat menjadi modal bagi warga binaan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, mandiri, dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.(**)

Klik untuk komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending